Fit

Ngeri! 3 Bahaya minum teh sesudah makan, jangan dicoba

Sejumlah orang memiliki kebiasaan minum teh setelah makan, baik panas, dingin, maupun hangat. Semakin menarik setelah banyak rumah makan hingga restoran yang menawarkan aneka teh untuk diminum setelah makan.

Namun tidak banyak yang menyadari kalau sebenarnya minum teh setelah makan itu berbahaya. Seperti apa penjelasan ilmiahnya?

Ya, alih-alih menyegarkan mulut usai makan, teh rupanya berbahaya jika dikonsumsi setelah makan. Kendati terdengar sepele, tetapi nyatanya minum teh setelah makan memang tak bagus buat tubuh.

Disitat dari NCBI, ada sejumlah bahaya yang mengintai jika mengkonsumsinya setelah makan. Pertama, yakni dapat meningkatkan produksi asam lambung. Ya, teh yang diminum setelah makan akan menjadi katalis dan bisa memicu produksi asam lambung berlebih.

Pada beberapa orang, asam lambung berlebih akan memicu berbagai masalah saluran cerna seperti gastritis dan GERD. Kedua, teh yang diminum pada waktu tak tepat dapat menghambat penyerapan zat besi Tanin.

Es teh manis. Foto: Ist.
Es teh manis. Foto: Ist.

Ini adalah senyawa aktif golongan polifenol yang terkandung di dalam teh. Tanin memiliki khasiat sebagai antidiare, antibakteri, dan antioksidan. Tanin bekerja dengan cara menggumpalkan protein yang ada di sekitarnya. Namun, salah satu efeknya adalah tanin menghalangi absorpsi zat besi.

Jika sering minum teh setelah makan, bisa jadi Anda akan mengalami kekurangan zat besi walaupun telah mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Kekurangan zat besi tentu berbahaya karena bisa menyebabkan anemia.

Lebih baik minum air putih ketimbang teh setelah makan

Dari sejumlah fakta di atas, maka sejumlah ahli menganjurkan agar Anda ada baiknya cukup meminum air putih setelah makan agar mengoptimalkan penyerapan zat besi dari makanan yang Anda makan.

Selain hal di atas, ada fakta ketiga yang menarik untuk disimak. Teh rupanya juga bisa memicu konstipasi. Ini adalah kondisi sembelit atau frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya.

Hal ini disebabkan karena teh memiliki manfaat sebagai antidiare.

Ini terjadi karena mekanisme kerja tanin yang menggumpalkan protein di sekitarnya.

Ilustrasi teh chamomile. Foto: Bibit Bunga
Ilustrasi teh chamomile. Foto: Bibit Bunga

Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari meminum teh satu jam sebelum dan satu jam sesudah makan. Dengan begini, Anda akan bisa mengoptimalkan berbagai manfaat meminum teh.

Adapun beberapa manfaat meminum teh adalah meredakan pegal-pegal, membuat pikiran lebih rileks, dan mendapatkan antioksidan tinggi yang bisa mencegah berbagai penyakit.

Antioksidan tinggi di dalam teh bermanfaat untuk mencegah stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskuler.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close