Hot

Nikita Mirzani sindir Rachel Vennya: Harusnya diem aja di kamar hotel, apalagi bobonya bareng pacar

Nikita Mirzani kembali buka suara soal kaburnya Rachel Vennya dari karantina. Seperti diketahui, Rachel dikonfirmasi tidak melakukan karantina selama 8×24 jam sesuai dengan prosedur ynag berlaku. Selain itu, mantan istri Niko Al-Hakim tersebut juga dikarantina di Wisma Atlet yang notabene hanya boleh digunakan untuk kalangan tertentu.

Menanggapi hal ini, Nikita Mirzani mengaku dirinya yang dikenal sebagai sosok kontroversial tidak pernah kabur dari karantina.

“Saya yang huru-hara kang cari ribut (kata orang yah) gak pernah berani kabur dari karantina COVID. Oh dia yang kalem lembut dan bertutur kata sopan kok bisa lolos dari karantina? Waah ga bisa dibiarin sih. Saya iri soalnya wkwkwkwk. Saya gak bisa ketemu anak saya 8 hari. Padahal ke Turky-nya cuma 5 hari loh,” tulisnya pada Kamis, (14/10/21).

Tak hanya itu, Nikita Mirzani juga menyoroti adanya mafia Covid-19 lantaran ulah orang-orang seperti Rachel Vennya.

“Gara-gara Rachel judulnya semua kena. Jadi kalau menurut saya tersangka utamanya justru sih yang kaburnya. Kalau ga ada orang2 macem Rachel tidak akan ada mafia COVID. Karena sih Rachel lah yang punya uangnya. Harusnya diem2 aja di kamar hotel kan enak. Apalagi bobonya bareng sama pacar 1 kamar kan hehehe.”

Unggahan Nikita Mirzani. Foto: Instagram
Unggahan Nikita Mirzani. Foto: Instagram

Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS akhirnya menemukan fakta baru terkait kabar Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet. Kata Herwin, Rachel memang kabur dari karantina dibantu oleh seorang oknum TNI petugas karantina di Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS.

“Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial FS, yang telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri,” kata Herwin melansir Suara pada Kamis (14/10/21).

Diketahui, Rachel Vennya seharusnya tidak ditempatkan di Wisma Atlet Pademangan Jakarta yang dibiayai pemerintah. Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021, pihak-pihak yang berhak menerima fasilitas reptriasi karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar, atau mahaisiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri atau pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri.

Rachel Vennya. Foto: Instagram
Rachel Vennya. Foto: Instagram

“Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close