Hot

Makin panas! Nikita Mirzani Vs 55 pengacara kubu Puan Maharani

Buntut komentar Nikita Mirzani, dia bakal dilaporkan oleh tim pengacara dari organisasi yang mendukung Puan Maharani.

Nikita Mirzani terkenal lantang menyuarakan pendapatnya, baik secara langsung maupun lewat media sosial. Wanita yang kerap dipanggil Nyai itu ikut mengomentari insiden anggota DPR yang mic-nya mati saat rapat Paripurna. Ketika itu, Puan Maharani selaku Ketua DPR yang menjadi pemimpin rapat.

Baca juga: Syarat mutlak Rizky Febian ke Nathalie Holscher buat jadi ibu sambungnya

Baca Lainnya

  • Kritik tajam Nikita Mirzani ke Puan Maharani

    Nikita Mirzani berceloteh lewat Instagram pada Rabu lalu, “Kenapa ibu Puan Maharani matiin mikrofonya? Kurang fair ketika orang sedang menyuarakan suaranya tapi tidak bisa didengar,” tulisnya.

    Tidak cukup di situ, dia menyindir pengetahuan Ketua DPR wanita pertama itu. “Negara ini dibangun atas dasar Pancasila. Masih inget nggak Pancasila dari satu sampai kelima,” cecarnya. Nyai juga berkomentar mau mendatangkan sosok viral bernama Tante Lala untuk mengajari Puan tentang Pancasila.

    Nikita Mirzani
    Sumber: Instagram Nikita Mirzani

    Diserang balik oleh pendukung Puan

    Komentar Nikita Mirzani soal Puan Maharani memicu protes dari Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN), organisasi pendukung putri Megawati Soekarnoputri tersebut.

    Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM GPMN, Ali Nugroho menilai komentar Nikita sangat tendesius menyerang kehormatan seseorang. “Kalau mbak Puan trahnya jelas. Kakeknya Penggagas pancasila sangat paham betul itu pancasila. Hati-hati loh Nik, ini bukan dunia entertaiment. Kalau diumpamakan sama aja ‘Ikan diajarin berenang’. Konyol namanya,” ujar Ali yang seorang advokat, dikutip dari Matamata.com, grup Suara.com, Jumat 9 Oktober 2020.

    Ali meminta Nikita Mirzani untuk meralat dan mencabut pernyataannya serta melayangkan permintaan maaf. Jika tidak, pihaknya akan mengadu ke Dewan Pers serta melayangkan somasi.

    Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Antara.
    Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Antara.

    Siapkan materi dan 55 pengacara untuk Nikita Mirzani

    Himbauan untuk meralat dan meminta maaf tidak direspons oleh Nikita Mirzani. Maka pihak GPMN bersiap mengambil ancang-ancang.

    “Kami lagi mempersiapkan (tuntutan untuk Nikita Mirzani). Jadi teman-teman GPMN seluruh Indonesia ini lagi membuat rumusan hukumnya. Tinggal tunggu tanggal mainnya,” kata Ali.

    Mereka sedang mendiskusikan masalah hukum yang bisa menjerat si Nyai. “Kami juga mengundang semua advokat yang ada di GPMN merumuskan soal masalah hukumnya. Kuliknya itu mau seperti apa tergantung hasil diskusinya saat ini,” ungkapnya.

    Tidak main-main, pengacara yang kata Ali bersedia bergabung cukup banyak. “Kita baru nge-list nama sudah ada sekitar 55 orang advokat dari seluruh Indonesia ikut berpartisipasi dalam merumuskan masalah hukumnya,” ucapnya.

    Menurut Ali, pihaknya akan menempuh jalur hukum sesuai prosedur. Senin mereka akan ke Dewan Pers. “Nanti kami lihat dulu hasil dari Dewan Pers seperti apa. Apakah benar permasalah ini termasuk katagori melanggar UU ITE, baru kami buat laporan,” katanya menjelaskan.

    Ali juga menilai kritikan Nikita Mirzani telah keluar dari ranah permasalah Omnibus Law UU Cipta Kerja. “Ini soal pencemaran nama baik, merendahkan orang lain dan coba menabur kebencian yang sebelumnya pernah mencuat,” tambahnya.

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close