Lifestyle

Pacar meninggal dan gagal nikah, pria ini dibully WO karena minta refund

Seorang pria bernama Justin Montney gagal nikah akibat calon mempelai wanitanya meninggal dunia dalam kecelakaan mobil. Ia pun berniat untuk meminta kembali sejumlah uang senilai US$1.800 atau sekitar Rp26 juta yang telah dibayarkan pada perusahaan penyedia jasa Wedding Organizer (WO) dan videographer.

Namun, perusahaan yang bernama Copper Stallion Media tersebut menolak untuk mengembalikan dana Justin yang gagal nikah. Tak habis akal, Justin menuliskan review buruk pada perusahaan.

Baca juga: Dijuluki raja jomblo, aktor So Ji Sub akhirnya menikah di usia 42 tahun

Dilansir dari Insider, Justin mengatakan bahwa perusahaan Copper Stallion Media mengancam akan menggugatnya karena reaksi negatif yang mereka terima akibat kejadian ini.

Perseteruan semakin memanjang manakala perusahaan membuat sebuah website atas nama Justin. Tak tanggung-tanggung, website tersebut berisi penghinaan yang ditujukan untuk Justin dan mendiang sang pacar.

“Di dalam berita, ia [Justin] mengakui bahwa kontrak berisi perjanjian non-refundable, namun [ia] mengatakan bahwa kami harus mengembalikan uangnya akibat keadaan,” tulis perusahaan di website tersebut.

“Sejak kampanye kotor ini dimulai, kami telah menerima banyak email, panggilan telepon, dan komentar online. Kami mendokumentasikan segalanya untuk memperkuat gugatan kami pada Justin Montney,” jelas pihak perusahaan.

Justin Montney pun tak tinggal diam. Ia mencoba menghubungi stasiun tv lokal dan memberi penjelasan lebih lanjut.

Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan. Photo: Pixabay

Menurutnya, meskipun secara kontrak ia mengetahui bahwa Rp26 juta miliknya tak dapat dikembalikan, Justin mengira bahwa perusahaan tetap akan mengembalikannya.

“Karena mereka tak memberikan pelayanan apapun,” tuturnya.

Copper Stallion Media pun menjelaskan bahwa meski tak memberi pelayanan, mereka telah meluangkan hari kosong dan menyewa videografer. Uang deposit yang diberikan Justin pun nantinya akan digunakan untuk membayar jasa videografer.

“Kontraknya non-refundable. Kami tidak akan pernah mengembalikan uang Justin Montney meskipun dengan ancaman online dan kekerasan. Jika kami tahu bahwa ia akan menjatuhkan kami, maka kami akan menaikkan tarif deposit.”

Tak berhenti sampai di situ saja, perusahaan tersebut juga mengolok-olok Justin di media sosial. Melalui sebuah unggahan yang telah dihapus, perusahaan membagikan foto Justin bersama mendiang sang pacar dan disertai caption bernada ejekan.

“Setelah apa yang dilakukan Justin… untuk menjatuhkan kami demi ganti rugi, kami harap kamu terisak dan menangis seharian untuk hari pernikahanmu yang tidak jadi itu.”

Unggahan ini pun banyak mendapatkan komentar negatif dari pengguna internet.

Sebelumnya, perusahaan Copper Stallion Media juga pernah terlibat perseteruan dengan mantan videografernya. Pasalnya, sang videografer mengaku tak dibayar setelah tiga bulan bekerja. (Naryati)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close