Fit

Pahala baca terjemahan Al quran, samakah dengan baca ayatnya? Ini kata UAS

Dalam Islam ada 5 keutamaan membaca ayat suci Al Quran, bagaimana jika membaca terjemahan saja?

Membaca Al quran merupakan ibadah yang memiliki banyak keutamaan bagi umat muslim. Buku Tajwid Lengkap Asy-Syafi’i karya Abu Ya’la Kurnaedi menulis soal 5 keutamaan membaca ayat suci Al quran.

Baca juga: Deretan artis hapal Al quran, ada yang sering berperan antagonis

Dilansir Rol, dalam ayat ini Allah menjanjikan kepada ahlul Quran (para pembaca Al quran yang mengamalkannya) pahala yang besar, dan Dia memberikan tambahan kepada mereka karunia yang tidak diketahui besarnya kecuali oleh-Nya. Sungguh, beruntunglah orang-orang yang disifati sesuai dengan ayat tersebut.

Namun dlaam parakteknya, tidak semua umat muslim memiliki kemampuan membaca Al quran dengan baik. Karena itu beberapa orang memilih membaca dan mentadaburi terjemahan al quran. Pertanyaannya, apakah sama pahalanya antara membaca Al quran dengan membaca terjemahannya saja?

Ustaz Abdul Somad atau UAS
Ustaz Abdul Somad atau UAS. Photo: ustadzabdulsomad_official

Menjawab hal itu Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan soal 5 keutamaan membaca Al quran jika dikaitkan dengan pahala membaca terjemahannya saja.

Dalam sebuah tayangan video Youtube yang diunggah akun Hikmah TIVI, UAS menjawab sebuah pertanyaan dari jemaahnya.

“Apakah baca terjemahan Al quran sama dengan membaca ayatnya?,” tanyanya dalam video tersebut.

UAS menjawab ada 5 keutamaan membaca Al quran.

“Kalau ada orang baca Quran dengar baik-baik, maka akan turun Rahmat. Jadi menyikapi quran ini ada 5 tangga yang pertama dengar, kedua baca karena mampu memberikan syafaat pada orang-orang yang membacanya.”

Untuk orang-orang yang rajin membacanya bahkan menghapalnya UAS menyebutkan nantinya akan ada ‘kejutan’.

“Karena orang yang rajin membaca Al quran nantinya akan dibangkitkan dengan malaikat di padang masyar dan orangtua yang anaknya hapal Quran di padang mashyar kepalanya akan ada mahkota dari cahaya, dan menyalamatkan orangtua di akhirat,” ujarnya.

Baca juga: Pria ini ngotot salat pakai bahasa Indonesia, sebut ada dalilnya di Alquran

Setelah membaca, yang ketiga adalah faham, “Penting untuk paham. Maka belilah terjemahan Quran untuk mentadaburi Quran lebih dalam,” katanya.

Yang terakhir adalah amalkan, setelah diamalkan UAS menyarankan untuk mengajarkannya kepada orang lain. Dilansir laman Hikmah TIVI pada Juni 2020.

Alquran
Jemaah membawa Alquran di Masjidil Haram. Foto Instagram @quranmushafmadinah

Sementara itu mengenai pahala yang dimaksudkan, disebutkan dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang membaca sebuah huruf dari kitab Allah, maka baginya akan mendapatkan sebuah kebaikan. Dan sebuah kebaikan akan dilipat gandakan menjadi 10 ganjaran. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miim adalah sebuah huruf. Akan tetapi Alif adalah satu huruf fan Laam adalah satu huruf dan Miim adalah satu huruf” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Sedangkan orang yang hanya membaca terjemahan Al-Qurannya saja, maka dia tidak membaca satu huruf dari teks Al quran dia hanya membaca teks terjemahan. Maka dia tidak mendapatkan pahala membaca huruf-huruf Al quran yang telah diterangkan oleh Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam, berbeda dengan orang yang membacanya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close