Trending

Kisah Sendang Siwani, peninggalan Pangeran Sambernyawa

Kisah Sendang Siwani tak lepas dari cerita peninggalan Pangeran Sambernyawa. Cerita ini turun-temurun terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah.

Dijuluki ratu eksekusi, adik Kim Jong Un lebih kejam jika kelak berkuasa

Berada di wilayah Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Sendang Siwani merupakan salah satu situs bersejarah peninggalan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa, pendiri Keraton Mangkunegaran. Karena itulah pihak keraton memberikan perhatian khusus pada tempat ini. Sehingga juru kunci yang bertugas untuk menjaga dan merawatnya, merupakan abdi dalem dari Keraton Mangkunegaran.

Sebagai petilasan dari tokoh sebesar RM Said stsu ysng berjuluk Pangeran Sambernyawa tentu banyak keyakinan tertentu yang melekat pada sendang ini. Dan salah satunya adalah khasiat dari air ini yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk menambah tenaga dan kekuatan. Hal ini merujuk pada peristiwa yang pernah terjadi pada RM Said bersama para prajuritnya saat berperang melawan penjajah Belanda.

“Saat itu sebenarnya RM Said tidak sengaja menemukan sendang ini. Lha wong sendang ini hanya berupa kubangan kecil yang ada sumber airnya. Usai melakukan meditasi di atas Batu Seloploso, dia melihat dua ekor kerbau yang sedang bertarung. Lalu salah satu kerbau itu kalah dan dikejar-kejar sampai jatuh bangun. Namun anehnya begitu si kerbau itu minum air dari sendang, ternyata kekuatannya seperti pulih, dan dia menantang lawannya lagi. Dan begitu kembali bertarung, ternyata dia menang dan lawannya yang akhirnya lari. Dari situlah kemudian RM Said mulai mencoba air sendang itu untuk minum,” papar Mas Demang Supardi, sang juru kunci.

Mbah Pardi yang sudah puluhan tahun menjaga Sendang Siwani juga menambahkan bahwa usai meminum air Sendang Siwani, RM Said dan para pasukannya seperti mendapatkan tenaga baru. Semangat juangnya juga meningkat. Bahkan tubuh mereka juga seperti kebal terhadap serangan senjata tajam. Sehingga saat bertempur melawan Belanda, mereka bisa memenangkan pertempuran dengan mudah, meski jumlah pasukan dan persenjataan mereka kalah.

Dari kisah itulah kemudian banyak orang berusaha untuk bisa merasakan kekuatan energi dari Sendang Siwani. Karenanya tiap saat pasti ada saja orang yang datang untuk mandi. Bahkan pada hari-hari tertentu seperti malam Suro ataupun malam Jumat, tempat ini akan penuh sesak dengan pengunjung yang ingin mandi.

Semakin banyaknya orang yang datang untuk menyerap kekuatan Sendang Siwani, membuat pihak Keraton Mangkunegara mengubah bentuk sendang menjadi sumur. Sumber air sendang digali dan diperbesar aga debit airnya juga bisa berlimpah. Sehingga saat dipakai banyak orang, airnya tidak habis.

“Ada yang datang cuma untuk sekedar mandi, tapi kebanyakan umumnya datang untuk melakukan ritual. Dan biasanya mereka meniru apa yang pernah dilakukan oleh RM Said. Yaitu selain mandi, mereka juga bersemedi di batu seloploso yang berada di dekat sendang. Dalam semedi itu biasanya ada yang mendapat petunjuk-petunjuk tertentu sesuai dengan apa yang diharapkan,” lanjut Mbah Pardi.

Makam Pangeran Sambernyawa di kaki Gunung Lawu. Foto: Klasik.
Makam Pangeran Sambernyawa di kaki Gunung Lawu. Foto: Klasik.

Mbah Pardi juga menyebut bahwa pada hari-hari tertentu banyak pejabat baik dari Wonogiri maupun Jakarta yang datang ke tempat ini untuk ritual. Sebab mereka meyakini bahwa kekuatan air sendang ini bisa melanggengkan jabatan yang mereka genggam.

Namun terlepas dari berbagai keyakinan yang selama ini dipegang masyarakat, kandungan mineral dalam air Sendang Siwani diyakini menjadi kunci penting terkait kekuatan dan khasiat air sendang ini. Karena itulah banyak orang yang mengaku sembuh dari penyakit-penyakit tertentu, setelah meminum air dari sendang ini.

“Biasanya kalau ada warga sini yang anaknya kena sawan atau bahkan kesurupan, mereka akan datang untuk mengambil air sendang dan dipakai untuk memandikan dan memberi minum anaknya itu. Dalam waktu sekejap si anak pasti langsung sembuh. Tak hanya itu, banyak juga para pedagang jamu yang berjualan di Jakarta atau tempat lain yang datang untuk mengambil air dari sendang ini untuk dicampurkan dalam jamunya,” pungkasnya. (Dehan)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close