Trending

Pantau perkara banding Mahkamah Agung, mudah pakai SIPP dan Sikep

Memantau kasus dengan perkara banding di Mahkamah AgungĀ  kini tak perlu datang langsung namun bisa dilakukan melalui situs Sistem informasi penelusuran perkara (SIPP), aplikasi sistem ini juga telah terintegrasi dengan Sistem kepegawaian atau Sikep.

Sistem SIPP sendiri resmi diluncurkan Mahkamah Agung pada 2019, yang sebelumnya digunakan sebagai sistem perekaman data perkara di seluruh pengadilan tingkat pertama maupun bading seluruh Indonesia.

Dengan sistem tersebut, Mahkamah Agung berharap bisa dimanfaatkan oleh para masyarakat pencari keadilan, sebagai layanan yang diberikan MA kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan informasi terkait peradilan.

Terdakwa kasus suap pengurusan pengajuan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari, mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020). Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Terdakwa kasus suap pengurusan pengajuan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari, mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020). Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Dengan perekaman tersebut, penelusuran perkara oleh aparatur pengadilan maupun masyarakat pencari keadilan, menjadi lebih mudah dan murah. Sepanjang terkoneksi dengan jaringan internet, aplikasi ini dapat diakses di manapun dan kapan pun.

SIKEP Mahkamah Agung terintegrasi dengan SIPP

secara internal, aplikasi ini juga terintegrasi dengan aplikasi lainnya di MA, seperti Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP). Sehingga, juga dapat difungsikan sebagai sarana untuk memonitor dan mengevaluasi kinerja pengadilan, baik kinerja secara kelembagaan suatu pengadilan maupun kinerja per individu.

Mahkamah Agung
Mahkamah Agung Foto: ist

“Bahkan, masyarakat dimudahkan untuk memantau pembiayaan perkaranya secara online. Khusus untuk aplikasi tingkat banding, aplikasi ini dirancang berbasis web, sehingga ketersediaan datanya dapat dilakukan secara realtime. Manakala suatu data perkara sudah di input di dalam SIPP Tingkat Banding, maka saat itu juga data perkara tersebut sudah tersedia di web,” jelas Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah.

Dia menuturkan, dengan aplikasi ini, pengadilan dapat memberikan transparansi kepada masyarakat pengguna pengadilan yang ingin mengetahui jalannya perkara serta hasil-hasil dan agenda persidangan.

Qomar jalani pemeriksaan di pengadilan.
Qomar jalani pemeriksaan di pengadilan. Foto: Antara

Dia menuturkan, cara kerja aplikasi ini berbeda dengan aplikasi SIPP Tingkat Pertama, yang harus disingkronisasi terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa tersaji di website SIPP tiap pengadilan. Dan untuk mengejar agar data selalu update, maka pengadilan tingkat pertama harus melakukan sinkronisasi setidaknya tiga kali dalam sehari.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close