Trending

Paranormal Mbah Mijan ditangkap Polisi, apa kasusnya?

Aparat Polisi menangkap Mbah Mijan. Mbah Mijan ditangkap Polisi usai aparat keamanan mendapat laporan dari masyarakat.

Masyarakat mengaku resah dengan kelakuan Mbah Mijan atas sikapnya dan seolah-olah sesat. Dari sana, aliran menyimpang ini kemudian ditindaklanjuti oleh Polisi.

Mbah Mijan yang dimaksud adalah seorang paranormal bernama Mijan Miharjo. Dia diamankan oleh Kepolisian Rumbia. Penangkapan dilakukan karena dia mengaku bisa memanggil Nabi Muhammad.

Ilutrasi Tangan Diborgol
Ilutrasi Tangan Diborgol. Foto: Klaus Haussman di Pixabay

Menurut Kapolsek Rumbia, Iptu Eko Heri Susanto, Mbah Mijan dikabarkan bukan cuma bisa memanggil Nabi Muhammad. Namun dia juga mengklaim bisa memanggil malaikat. Tak hanya itu, Mbah Mijan juga kerap kali mengubah ayat-ayat dalam kitab suci Al Quran sehingga membuat makna yang berbeda dari seharusnya.

“Terkuaknya aliran menyimpang ini berawal dari keresahan masyarakat di wilayah setempat,” ujar Eko Heri dikutip Suara, Rabu 10 Maret 2021.

Mbah Mijan ditangkap Polisi bersama muridnya

Mbah Mijan diketahui ditangkap bersama muridnya, yang dimana telah dikabarkan menganut paham yang menyimpang selama dua tahun.

Keduanya pun telah mengucap Dua Kalimat Syahadat di Musala At Taufik, kompleks Mapolsek Rumbia. Pengucapan kalimat ini disaksikan unsur Forkopimcam Rumbia dan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat.

Mbah Mijan
Mbah Mijan. Photo: Instagram @mbahmijan

Sementara itu, Mbah Mijan yang dikenal oleh masyarakat mengungkapkan kekesalannya melalui situs jejaring Twitter. Mbah Mijan yang satu ini adalah paranormal populer di kalangan selebriti.

Ia mengatakan selama ia menjadi seorang paranormal, baru kali ini menemukan orang yang namanya sama dan juga profesinya.

Mbah Mijan ditangkap Polisi.
Mbah Mijan ditangkap Polisi.

“Sue bener! Ogut Belasan tahun jadi praktisi spiritual baru tahun ini, dikembari nama dan profesi,” cuitnya, dikutip dari akun Twitter miliknya, @mbah_mijan, Rabu, 10 Maret 2021.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close