Entertainment

Pasca dipecat dari Blink-182, Tom DeLonge malah sibuk berburu makhluk astral

Mantan personel band Blink-182, Tom DeLonge sibuk berburu makhluk astral. Ia bersama mantan pejabat dan agen Amerika Luis Elizondo untuk menyelidiki fakta soal UFO dan alien.

Gitaris, pencipta lagu sekaligus vokal Blink-182 ini memang bertekad untuk mengungkap kebenaran tentang alien dan mengatakan penampakan UFO kembali selama ribuan tahun dan dapat dikaitkan dengan penciptaan piramida.

Baca juga: Hantu tak nyata, ilmuwan ungkap teori penampakan makhluk halus dan suara misterius

Tom dan Luis, menghabiskan waktu 8 tahun untuk menjalankan program Pentagon rahasia dan menyelidiki penampakan alien di Amerika, mereka berdua juga menghadirkan serial dokumenter TV yang disebut Unidentified.

Dalam acara itu keduanya menanyai beberapa saksi mata dan rekaman untuk mengungkap rincian juga disandingkan dengan dugaan pemerintah AS yang kemungkinan mencoba menutupi.

Tom, menganggap bahwa suatu hari manusia akan menemukan hubungan antara struktur kuno, seperti piramida, dan alien.

“Naluri saya memberi tahu saya bahwa kita akan bisa menyatukan ini semua,” katanya kepada Daily Star.

Menurutnya, salah satu kesalahpahaman terbesar adalah bahwa manusia hanya mengalami fenomena ini di zaman modern. Padahal ada banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang banyak hal selama ribuan tahun.

“Dalam teks India kuno, misalnya, ada deskripsi kerajinan terbang dengan mesin memutar, mirip dengan apa yang orang lihat dalam 60 tahun terakhir. Saya merasa manusia akan sampai ke tempat di mana pemahaman kita tentang hal-hal seperti piramida dapat berubah ketika kita belajar lebih banyak tentang apa ini dan dari mana mereka berasal.”

Ilustrasi hantu
Ilustrasi hantu photo: instagram @fakta .indo

Tom telah lama percaya pada UFO, dan bahkan merekam sebuah lagu berjudul Aliens Exist on Blink-182’s 1999 hit album Enema Of The State.

Pada 2017 dia juga mendirikan lembaga penelitiannya, To The Stars, dan dia sekarang adalah salah satu peneliti UFO paling terkemuka di Amerika.

September lalu, Angkatan Laut AS bahkan mengakui beberapa video yang tidak diklasifikasikan oleh publik yang diterbitkan oleh To The Stars sebenarnya adalah UFO.

“Saya sudah lama belajar tentang hal ini dan berada di sekitar orang-orang seperti Luis dan tim saya yang tahu lebih banyak tentang hal itu daripada saya. Ini memberi saya kemampuan untuk melihat sesuatu yang sulit dicerna oleh banyak orang,” ujar Tom.

Tahun lalu Tom mengerjakan seri pertama Unidentified dengan Luis, yang mengepalai Program Identifikasi Ancaman Aerospace Lanjutan yang sangat rahasia dari Pentagon.

Proyek, yang menelan biaya £18 juta, atau sekitar Rp129 miliar untuk menyelidiki penampakan UFO di AS dan seluruh dunia.

Ini termasuk di Rendlesham Forest, di Suffolk – salah satu hotspot alien paling terkenal di Inggris, yang dieksplorasi di Unidentified.

Alasan Tom DeLonge dipecat dari blink-182

Tom DeLonge dipecat dari Blink-182 pada 2016 silam. Travis Barker pentolan Blink-182 mengatakan alasannya memecat Tom karena sejak beberapa album terakhir, Tom sangat terobsesi dengan warna musik U2.

“Pada dasarnya dia ingin merekam lagu yang terdengar mirip Coldplay,” kata Barker saat diwawancarai dalam acara “Mr. Wavvy” waktu itu.

Sempat mereka mengalah dengan sikap DeLonge saat pembuatan album Neighborhoods (2011). Hasilnya ternyata tak sesuai harapan.

“Pembuatan album itu sangat tidak rapi karena di antara kami bertiga tidak sepakat soal sound-nya. Penyebabnya karena kami punya satu orang personel yang sangat ingin mengubah warna musik band ini,” lanjut Barker.

Blink-182
Blink-182 Photo: Miror

Waktu berlalu, Tom memperlihatkan perbedaan kreativitas yang semakin menebal. Hal tersebut tidak bisa ditolerir Barker dan Mark Hopus (bas).

Blink-182 sudah punya warna musik yang khas sejak terbentuk pada 1992. Faktor itu tak bisa diutak-atik hanya karena egoisme.

Perpecahan di tubuh Blink-182 memuncak pada Januari 2015. Saat acara Musink Music and Tatto Festival berlangsung di Costa Mesa, California, Amerika Serikat pada 2015 silam.

Posisi DeLonge resmi digantikan Matt Skiba, gitaris dan vokalis kelompok Alkaline Trio. Kala itu pihak band menyatakan dua alasan absennya DeLonge dalam sebuah rilis pers.

Pertama karena rekannya itu ingin berkonsentrasi mengerjakan proyek di luar musik. Alasan terakhir terkait perangai DeLonge yang kerap menolak saat diajak rekaman.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close