Trending

Gokil! Cekcok di pos penyekatan, Paspampres Praka Izroi dapat hadiah ini dari Hamba Allah

Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sempat terlibat keributan di posko penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Namun yang jadi perhatian publik, sosok anggota Paspampres bernama Praka Izroi Gajah itu tampil dengan tenang menghadapi sejumlah anggota gabungan penjaga PPKM yang menyudutkannya. Kini, dikabarkan Praka Izroi dapat sebuah hadiah dari seseorang.

Menyitat laporan Pos Kota dari akun Instagram @TNI_Update, Praka Izroi mendapat sebuah sepeda motor yang diantar langsung oleh karyawan dealer motor.

Momen petugas penjaga PPKM ricuh dengan Paspampres. Foto: Twitter
Momen petugas penjaga PPKM ricuh dengan Paspampres. Foto: Twitter

Namun saat dikirimkan tidak ada keterangan nama dari siapa orang yang mengirimkannya dan sang dealer hanya mengatakan motor tersebut dikirim dari ‘Hamba Allah’.

Kiriman Hadiah Sepeda motor Buat Praka Izroy Gajah, Prajurit Paspampres yang viral karena sikapnya yang tenang saat berhadapan dengan petugas di pos penyekatan,” tulis akun tersebut dalam unggahannya, dikutip Hops pada Kamis, 15 Juli 2021.

Motor tersebut diantar oleh dealer motor dan tidak ada keterangan nama dari siapa. Menurut keterangan, motor tersebut dari hamba Allah,” sambungnya.

Terlihat dalam foto yang diunggah, Praka Izroi sedang berfoto bersama karyawan dari daeler motor.

Tak jauh dari keduanya, tampak pula satu unit kendaraan roda dua baru yang belum memiliki pelat nomor kendaraan.

Cekcok di pos penyekatan, Paspampres Praka Izroi dapat hadiah ini dari Hamba Allah. Foto: Instagram
Cekcok di pos penyekatan, Paspampres Praka Izroi dapat hadiah ini dari Hamba Allah. Foto: Instagram

Sebagaimana diketahui sebelumnya, publik sempat digegerkan dengan sebuah video yang merekam kericuhan antara Paspampres dan aparat gabungan TNI-Polri di posko PPKM Darurat di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat.

Awalnya, kondisi memanas di Posko PPKM Darurat itu pecah lantaran Praka Izroi dipaksa untuk turun dari sepeda motornya dan diperiksa oleh sejumlah petugas kepolisian dari Resmob Polres Metro Jakarta Barat.

Akan tetapi Izroy tidak bersedia mengeluarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) miliknya kepada petugas kepolisian yang sedang berjaga. Izroy enggan menunjukan KTA miliknya lantaran petugas polisi yang berjaga berpakaian preman atau tidak mengenakan pakaian dinas, dari situlah mulai terjadi adu mulut.

Terlebih Izroy sempat mengatakan bahwa dirinya sedang terburu-buru karena harus mengikuti apel dan akan bertugas seperti biasanya.

Akan tetapi akhirnya Izroy menunjukkan KTAnya dan kemudian diperbolehkan untuk melintas.

Polemik tersebut ternyata masih belum usai dan terus berlanjut, pada malam harinya puluhan rekan Izroy mendatangi Polres Jakarta Barat untuk menuntut bertemu dengan anggota polisi yang menghalangi Izroy melintas.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close