Hot

Pedas! Melanie Subono: Pemerintah terancam, rakyat ingetin tiket ke neraka

Melanie Subono dikenal sebagai musisi sekaligus aktivis. Dia begitu getol menyuarakan pendapatnya. “Nyokap pernah cerita, ternyata dari kecil gue udah speak up. Mungkin pindahan dari Jerman,” katanya dikutip dari Suara.com.

Sebagai aktivis, dia sering mendapat ancaman hingga ditembak, seringnya untuk kasus perampasan lahan melawan korporasi. Tapi hal itu enggak menghentikan perjuangan Melanie Subono.

Muslima Fest

Kritik Melanie Subono untuk pemerintah

Dalam unggahan di Instagram, Jumat, 15 Oktober 2021 dia menyuarakan pendapatnya. Hal tersebut sepertinya dilatarbelakangi oleh kejadian yang menimpa mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Serang, MFA (21) yang sempat viral karena dibanting oleh aparat kepolisian saat demo HUT ke-389 Kabupaten Tangerang.

Melanie menulis, “Apapun alesannya, itu orang punya masalah sama diri mereka. Titik. Mereka yang kasar dan panik sama kita itu orang orang insecure. Yang diatas takut sama mahasiswa karna tau yang ditriakkan BENER.”

Dia menyebut kalau pemerintah merasa terancam dengan rakyat, “Pemerintah terancam sama rakyat yang berani karna ngingetin bahwa mereka punya tiket ke NERAKA.” Putri Adrie Subono itu melanjutkan. “Mereka yang ngerampas makanan , tanah, hidup kita adalah orang PENGECUT yang takut kalo musti makan nasi ama garam, takut kalo idupnya harus sederhana.”

Melanie Subono. Foto: Instagram @melaniesubono
Melanie Subono. Foto: Instagram @melaniesubono

Sentil netizen

Tak hanya pemerintah, Melanie Subono juga menyinggung netizen julid. “Netijen yang bully kita ada lah orang yang MALU ngaku kalo mereka sangat pengen jadi kayak kita atau sangat seneng memperhatikan kita.”

Dalam unggahan sebelumnya, ia mengomentari artikel tentang perlakuan aparat kepada mahasiswa yang berunjuk rasa di Tangerang. “TERLALU CAPE gue liat “ngayomi” macam ini. TERLALU LELAH gw buat ngetik. “Ada apa sih kak” buka aja di berbagai media, tinggal lo mau pilih BACA dan PERCAYA VERSI SIAPA,” tulisnya.

Melanie apatis terhadap netizen yang tidak mengerti kondisi saat itu. “Toh kl lo ga pernah turun kejalan atau meng amini satu pihak secara buta, apapun yang gw tulis akan ada aja lo jawabannya. Percuma jg kl gw mo nulis liat pake mata pala ndiri ato malah pernah ngalamin. Yang pasti , rakyat sebentar lagi entah “meledak” atau udah ga peduli.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close