Hot

Pekerjaan Abidzar putra sulungnya dipandang buruk, Umi Pipik geram dan buka suara

Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori, Umi Pipik, belakangan santer dikritik warganet lantaran pekerjaan putra sulungnya, Abidzar Al-ghifari. Seperti diketahui, Abidzar memutuskan terjun ke dunia hiburan dan menjadi aktor. Baru-baru ini, Abidzar juga mengunggah fotonya saat berada di depan pura Hindu dengan mengenakan pakaian khas adat Bali.

Lantas, seperti apa reaksi Umi Pipik menanggapi banyaknya komentar miring dari warganet? Simak artikel berikut selengkapnya!

Abidzar Al-gifari. Foto: Instagram
Abidzar Al-gifari. Foto: Instagram

Melalui laman Instagram pribadinya, Umi Pipik menyoroti berbagai komentar warganet yang mengkritik profesi putra sulungnya. Salah satunya bahkan menganjurkan Abidzar untuk alih profesi lantaran menjadi artis dianggap sulit menunaikan sholat lima waktu.

Unggahan Umi Pipik. Foto: Instagram
Unggahan Umi Pipik. Foto: Instagram

Menanggapi hal ini, Umi Pipik pun memberikan tanggapan bijak. Ia menjelaskan bahwa menjadi artis belum tentu buruk. Ibu empat anak tersebut juga mengingatkan agar warganet tidak bersikap suudzon dan merendahkan profesi orang lain.

“Jangan pernah memandang rendah semua pekerjaan sebagai artis itu buruk… Anda tidak berada di sana kan… Mereka ada sela break saat adzan saat waktu ibadah jadi baik sangka jangan suudzon dan memandang rendah orang lain.”

Unggahan Umi Pipik. Foto: Instagram
Unggahan Umi Pipik. Foto: Instagram

Lebih lanjut, Umi Pipik juga membela Abidzar dengan memberikan tanggapan sebagaimana berikut.

Unggahan Umi Pipik. Foto: Instagram
Unggahan Umi Pipik. Foto: Instagram

Dalam caption, Umi Pipik berterima kasih atas banyaknya kritik serta nasihat yang disampaikan warganet. Kendati begitu, ia menekankan tentang perbedaan ilmu dan iman. Menurutnya, orang yang berilmu tidak boleh sombong hingga merendahkan ataupun berburuk sangka kepada orang lain.

“Terimakasih atas kritikannya, nasehat, pujian doa di postingan foto anak saya..semoga Allah berkahi kalian semua… ilmu dan iman itu mmg beda tempatnya… ilmu adanya di otak kita , semua punya ilmu… dan iman adanya di hati , mengimani Allah di dlm hati bahwa Allah maha melihat Allah maha mendengar Allah maha pemgampun, ilmu juga harus diselaraskan dgn iman , jgn sampai yg berilmu merasa sombong dgn ilmunya dan dgn mudah menilai merendahkan bahkan buruksagka tdp orang lain…”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close