Fit

Pelawak Idan Separo meninggal dunia, jadi bukti ganasnya diabetes

Kabar duka kembali menyapa dunia selebriti, pelawak Idan Separo meninggal dunia pada hari Rabu 2 September 2020. Kabar mengenai kematian Idan diumumkan oleh personal Manajer Daus Separo, Lucky Daries.

Kepada awak media, Lucky juga menyampaikan riwayat sakit Idan yang mengidap diabetes. “Sudah lama sakitnya, baru beratnya 3 hari yang lalu karena sudah menyerang jantung dan paru-paru gula nya,” ucap Lucky dilansir VIVA Rabu, 2 September 2020.

Baca juga: Berpotensi kanker, FDA kembali tarik obat diabetes tipe 2 dari peredaran

Sebelum meninggal Lucky menjelaskan bahwa Idan sudah satu minggu menjalani perawatan karena diabetes di Rumah Sakit Mekarsari Bekasi, Jawa Barat. (Idan Separo meninggal).

Komedian Idan Separo
Komedian Idan Separo Photo: Instagram

Bahkan lewat beberapa foto yang diunggah Lucky ke media sosial, terlihat almarhum Idan terkulai tak berdaya kala berjuang melawan sakitnya.

“Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Telah berpulang Ke Rahmatullah, Sahabat,Saudara, Adik,Teman kita Achmad Sahidan Hari ini Rabu 02 September 2020, Jam 16.45 di Rumah Sakit Mekarsari Bekasi,” tulis Lucky dikutip VIVA, Rabu, 2 September 2020.”

Lewat foto itu, Idan nampak dibantu berbagai alat medis. “Mohon di bukakan Pintu Maaf yg Sebesar besar nya, Semoga Almarhum Husnul Khotimah dan Di lapangan Alam Kubur nya… Aminn,” sambung Lucky.

Ganasnya diabetes bisa gerogoti jantung

Apa yang menimpa Idan bisa menjadi gambaran betapa ganasnya diabetes. Diketahui bahwa diabetes terkenal sebagai penyakit yang terkait dengan penyakit lain. Diabetes terjadi karena meningkatnya kadar gula dalam darah yang bisa menimbulkan beragam komplikasi, beberapa di antaranya gagal jantung hingga serangan jantung.

Serangan jantung
Serangan jantung Photo:Pixabay

Dilansir medicalnews, Pengidap diabetes rentan mengalami serangan jantung, tetapi risikonya semakin tinggi pada orang yang mengidap penyakit diabetes tipe 2. Hubungan serangan jantung dan penyakit diabetes berawal dari tinggi kadar gula darah pengidapnya.

Baca: Riwayat Omas pernah diabetes dan paru, ini bahayanya jika idap sekaligus

Kadar gula yang tinggi dan dibiarkan tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung menyerang. Pasalnya, glukosa berlebih yang mengalir dalam darah bisa merusak pembuluh darah dan pada akhirnya memicu serangan jantung. Kerusakan yang disebabkan antara lain terjadinya penumpukan lemak akibat kolesterol atau plak disebut dengan aterosklerosis.

Sementara itu, komplikasi diabetes juga memicu gagal jantung yang dipicu oleh kondisi di antaranya Aterosklerosis (Resistensi insulin yang terjadi berulang-ulang dapat menyebabkan inflamasi pada jaringan tubuh.), Hipertrigliserida (kadar lemak dalam darah tidak terkontrol.), dan Stres Oksidatif (kebutuhan makanan sel tubuh tidak terpenuhi).

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close