Sains

Penampakan ngeri gigi megalodon, hiu raksasa berukuran 18 meter

Carcharocles megalodon atau lebih dikenal dengan megalodon adalah ikan hiu terbesar yang pernah hidup di dunia. Nama megalodon memiliki arti gigi besar.

Hiu prasejarah yang dapat tumbuh hingga 18 meter ini menguasai lautan antara 23 juta hingga 3,6 juta tahun yang lalu.

Meski keberadaan megalodon telah punah, tetapi para ahli hiu di seluruh dunia masih terus menemukan giginya yang mengerikan.

Baca juga: Darah haid bisa untuk masker kecantikan: Mitos atau fakta?

Hiu secara teratur menanggalkan dan mengganti giginya. Artinya, orang-orang masih bisa menemukan gigi besarnya di lautan.

Penemuan terbaru gigi megalodon pernah dipresentasikan di Bohol Area Museum di Taglibaran City, Filipina.

Ukuran giginya sangat besar, yakni tiga kali lebih besar dari gigi hiu putih.

Dikutip dari Express.co.uk pada 28 Juli 2020, gigi megalodon itu ditemukan di Bohol, yang merupakan salah satu pulau di Filipina.

Fosil gigi megalodon. Foto: Pixabay

Karena kerangka tubuh megalodon terbuat dari tulang rawan dan bukan tulang yang kuat, maka hingga kini ilmuwan belum menemukan fosil tubuh dari hiu purba tersebut.

Akibatnya, para ilmuwan yang mempelajari megalodon hanya dapat melakukannya melalui gigi mereka.

Meski dengan catatan fosil yang terbatas, para ilmuwan telah dapat memperkirakan ukuran dan pola makan hiu tersebut.

NM Bohol Area Museum mengatakan dalam sebuah unggahan di laman Facebook, “Pihak museum mengatakan: Fosil-fosil ini memberikan petunjuk tentang makhluk itu dan mengapa ia punah.”

Berdasarkan catatan, megalodon terbesar dapat berukuran hingga 60 kaki atau sekitar 18 meter. Ukuran tersebut diketahui tiga kali lebih besar daripada ukuran hiu putih besar.

Museum juga mengatakan bahwa megalodon dianggap sebagai hiu terbesar yang pernah hidup di lautan.

Fosil gigi megalodon. Foto: Carla Burke di Pixabay

“Fosil paling awal berasal dari 20 juta tahun yang lalu. Spesies itu punah dan menghilang berdasarkan catatan sekitar 2,6 juta tahun yang lalu,” lanjut pernyataan museum tersebut.

Fosil megalodon telah ditemukan di setiap pesisir benua kecuali benua Antartika. Megalodon diketahui memiliki gigitan yang ganas dan berburu di lautan yang dangkal, serta memakan ikan dan mamalia laut lainnya.

Gigi megalodon yang ditemukan di Bohol sebelumnya ditemukan oleh penduduk setempat, Venjo Busalla, di kota Maribojoc pada tahun 2018.

Filipina sendiri diketahui memiliki catatan atau rekam jejak yang baik perihal penemuan fosil-fosil megalodon.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close