Trending

Cerita Kabareskrim pimpin penangkapan Djoko Tjandra

Buronan Djoko Tjandra akhirnya berhasil ditangkap oleh kepolisian. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yowono mengonfirmasi buronan dengan julukan Joker itu sedang dalam perjalanan pulang ke Indonesia dan akan mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur. Cerita Kabareskrim pimpin penangkapan Djoko Tjandra, berjalan berkat kerja sama Malaysia.

Djoko Tjandra mendarat di Bandara Halim pada Kamis malam 30 Juli 2020 pukul 22.35 WIB. Saat mendarat, buronan berjuluk Joker itu mengenakan baju tahanan orange dan tangan diborgol.

Baca juga: Ada kejengkelan luar biasa Kabareskrim di balik penangkapan Djoko Tjandra

Dalam catatan Djoko Tjandra buron selama 11 tahun sebelum ditangkap. Djoko mulai kabur pada 10 Juni 2009 dan ditangkap pada 30 Juli 2020.
Sedangkan kasusnya sudah mulai disidang pada Agustus 1999.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penangkapan Djoko Tjandra berkat kerja sama Polri dengan Polisi Diraja Malaysia. Setelah mendapatkan informasi Malaysia, Polri terbang ke Malaysia untuk menjemput Djoko Tjandra.

Penangkapan Djoko Tjandra

Rombongan Djoko Tjandra dengan latar jet privat
Rombongan Djoko Tjandra dengan latar jet privat. Foto Telegram @digeeembok

Kabareskrim mengungkapkan awal penangkapan Djoko Tjandra bermula dari informasi sang buronan berada di Malaysia. Polri kemudian menelusuri dan mendalami informasi tersebut dengan mengontak Polisi Diraja Malaysia.

“Penangkapan ini saya yang pimpin. Polisi kita sudah lakukan sudah bergerak, kurang lebih seminggu dua minggu sampai peristiwa itu terjadi. Kami bergerak setelah mendapatkan perintah dari Presiden dan Kapolri” jelas Kombes Listyo dalam konferensi pers.

Terbang jemput Djoko Tjandra

Djoko Tjandra
Djoko Tjandra di persidangan. Foto ANTARA FOTO/Maha Eka Swasta/mp/aa.

Dalam perkembangannya, polri mendapat informasi target Djoko Tjandra bisa diketahui posisinya.

“Kamis sore tim Bareskrim bersama tim khusus, untuk melakukan pengambilan, dengan koordinasi Bareskrim dan kepolisian Diraja Malaysia,” kata dia dalam siaran Metro TV, Kamis 30 Juli 2020.

Ditangkap di Malaysia

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah)
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah). Foto FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Kabareskrim menjelaskan penangkapan ini menjadi bukti komitmen Polri untuk mengusut tuntas kasus buronan kelas kakap yang telah kabur selama 11 tahun.

“Kami hari ini dapat kepastian yang bersangkutan ada di Kuala Lumpur di suatu tempat. Tim segera berangkat ke Kuala Lumpur. Kegiatan penangkapan berjalan lancar, saudara Djoko Tjandra bisa kita bawa kembali melalui jalur penerbangan via Halim,” kata dia.

Polisi komitmen dan transparan

Dengan penangkapan Djoko Tjandra ini, Kabareskrim menegaskan kepada masyarakat Polri tetap komitmen mengusut tuntas kasus kaburnya buronan Joker.

“Penangkapan ini menjawab pertanyaan publik tentang apa yang selama ini trejadi. Ini komitmen kepolisian melanjutkan proses penyelidikan dan penyidikan atas peristiwa yang terjadi. Kami tetap transparan objektif menjaga marwah Polri,” ujarnya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close