Trending

Ditanya ustaz soal agama Islam, Hotman Paris: saya kyai

Pengacara Hotman Paris terus mendapat perhatian setelah sebelumnya sempat berbincang dengan Abdullah Gymnastiar atau biasa di sapa AA Gym. Pembahasan opini Hotman kembali tersiar, yang kali ini Ustaz Das’ad Latif bertanya soal pandangannya tentang Islam yang jawabannya bikin kaget.

Ditanya ustaz tersebut, Hotman Paris langsung mengungkap penilaiannya bahwa dirinya cukup mengenal Islam meski memiliki beda keyakinan, bahkan dirinya mengaku merasa memiliki kedamaian dari Islam saat mengunjung beberapa pondok pesantren.

Diakuinya, Hotman pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jawa Timur untuk mengisi acara ditempat tersebut. Disitulah dirinya merasakan kedamaian yang timbul di dalam dirinya, bahkan Hotman mengklaim bahwa dirinya sebagai seorang kyai.

Hotman Paris
Hotman Paris. Foto: Instagram @hotmanparisofficialf

Lontaran kata itulah, yang ditegaskan pengacara kondang ini, saat mengisi materi di depan santri Pondok Pesantren Jombang. Dimana guru yang memberikan ilmu di pondok pesantren tersebut bisa dikatakan sebagai kyai, dan disitulah kedamaian dirasakan Hotman.  

“Saya banyak melihat sisi kedamaian setelah bersama ribuan santri. Saya melihat kedamaian ketika saya duduk sebagai kyai di Tebu Ireng,” ucapnya seperti dikutip Suara.com.

Tak hanya saat memberikan materi di tengah santri, kedamaian lain sempat dirasakan Hotman Paris saat dirinya tengah berada di belakang dan melihat para santri tengah menjalankan ibadah salat.

Baca juga: Modifikasi terlarang, bodi Toyota Camry bolong cara kurangi bobot salah

“Mereka lagi salat, saya duduk di belakangnya. Saya menemukan pesan yang sangat damai,” ungkapnya.

Seluruh jawaban Hotman merupakan ungkapan pengalaman dirinya dan statement terhadap pertanyaan ustaz Das’ad Latif dalam acara Ramadan Kita unggahan kanal YouTube Metrotvnews belum lama ini.

Hotman Paris pengacara terkaya di Indonesia
Pengacara Hotman Paris di tengah koleksi mobilnya Foto: instagram Hotman Paris

Dalam kesempatan tersebut, Hotman juga menegaskan sikap oknum yang bertolak belakang dengan pendapat pribadinya terebut. Banyak pandangan sinis terhadap agama islam, seharusnya pendapat tersebut merupakan hak pribadi sehingga setiap manusia harus saling menghormati.

“Kalau ada oknum-oknum di luar itu, itu pribadi masing-masing,” tegas Hotman Paris

Menanggapi pendapat tersebut, Ustaz Da’as Latif memberikan penjelasan, bahwa melihat Islam jangan pada pribadinya melainkan konsep agamnya melalui Alquran. “Pun jika melihat seorang muslim dari pribadinya, maka jangan melihat pribadi muslim zaman sekarang tapi Rasulullah SAW dan pelajari cara hidupnya,” katanya.

Dengan demikian, Islam sendiri tidak tercermin dan bisa ditafsirkan kepada umat yang meyakininya. Karena umat tersebut diwajibkan meyakini Islam melalui Al Quran dan hadits dalam menjalani keyakinan baik urusan duniawi maupun akhirat.

Hotman Paris dapat julukan Gus

Julukan Gus merupakan pemberian Ketua Nahdaltul Ulama (NU) KH Said Aqil Siradj yang diberikan kepada pengacara kondang dan terkaya di Indonesia. Pemberian tersebut didapatkan Hotman dalam acara keagamaan yang diselenggarakan pada 2019.

Hotman Paris
Hotman Paris. Photo: @hotmanparisofficial

Hotman Paris diberikan gelar tersebut lantaran dinilai kerap menyatakan keberpihakannya kepada masyarakat, khususnya para perempuan yang tertindas. Semenjak saat itu, Hotman Paris pun sering membanggakan gelar yang disandangnya.

Selain itu, ia juga memang dikenal dekat dengan sejumlah tokoh NU. Bahkan ketika KH Salahudidin Wahid atau Gus Sholah wafat, Hotman Paris turut melayat.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close