Trending

Fix tersangka, pengacara Vanessa minta Joddy dikenakan pasal pembunuhan

Kejaksaan Negeri atau Kajari Jombang, Jawa Timur telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan atau SPDP atas kasus kecelakaan Vanessa Angel. Pada surat tersebut disebutkan, sopir Vanessa, Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Kajari Jombang, Imran mengatakan, setelah menerima SPDP, pihaknya akan segera mempelajari berkas perkara.

Muslima Fest

“Hari ini kita menerima SPDP nomor 837. Setelah SPDP, kita menunggu berkas perkara untuk dipelajari,” ujar Imran di kantornya, dikutip Hops dari beritajatim, Rabu 10 November 2021.

Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy
Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy. Foto Instagram @tubagusjoddy

Kuasa hukum atau pengacara Vanessa, Milano Lubis mengatakan, Joddy layak mendapatkan hukuman setimpal. Sebab, dia telah melakukan kesalahan yang sangat fatal.

“Kalau untuk Joddy, apapun alasannya dia telah melakukan pelanggaran hukum, apapun. Dengan dia posting saja itu sudah salah. Kan nggak boleh nyetir terus posting, enggak boleh,” tutur Milano, disitat dari Youtube Indosiar.

“Peraturan lalu lintas yang baru juga ngerokok gak boleh, main handphone gak boleh, apalagi kalau kita lihat ya di postingan itu 190 km/jam itu gila, gila banget, bagaimana dia bisa prepare dengan kecepatan itu, ada belokan,” lanjutnya.

Milano tuntut Tubagus Joddy dengan pasal pembunuh

Tubagus Joddy (kiri)
Tubagus Joddy (kiri). Foto: Instagram @tubagusjoddy

Joddy diduga keras tak dapat mengendalikan mobilnya karena tidak ditemukan bekas rem di sepanjang lokasi kejadian. Melihat bukti-bukti yang ada, Milano mengaku akan terus memantau pemeriksaan Joddy hingga siap menuntutnya dengan pasal pembunuhan.

“Karena direktur Polda Jawa Timur juga sudah bilang kalau gak ada bekas rem, jadi itu benar-benar dihantam ke pembatas di kiri itu benar-benar langsung, gak ada rem.”

“Intinya proses Joddy ini akan aku ikuti terus sampai sejauh mana, kalau perlu dibikin pasal berlapis. Kalau perlu sampai ke (pasal) pembunuhan, kalau perlu,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close