Fit

Pengakuan Aa Gym saat lagi jaya sampai turun pamor

Nama Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym sempat melejit beberapa waktu silam. Dai kondang yang bersuara khas ini laris manis di layar kaca. Pondok pesantren miliknya, Darut Tauhid ramai pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Tapi ibarat pepatah, makin tinggi pohon, makin tinggi pula anginnya.

Kemudian bisa dibilang popularitas Aa Gym merosot karena perkara rumah tangga. Perlahan, ia mulai jarang tampil di depan publik. Saat berbincang dengan pengusaha kondang Hotman Paris, ia mengakui pernah diuji dengan duniawi pada tahun 2007.

Saat itu, pria berusia 58 tahun tersebut terjun ke dunia entertainment hingga sosoknya menjadi terkenal. Kala itu diakuinya, harta, rumah, perusahaan serta popularitas telah dimilikinya. Aa Gym menjadi seorang selebriti. “Saya pernah diuji juga dengan dunia seperti ini. Perusahaan cukup banyak tahun 2007 itu puncaknya duniawi, rumah banyak, kekayaan melimpah ruah, perusahaan juga banyak. Abang (Hotman) lihat kan zaman Aa Gym jadi selebriti,” katanya dalam acara Bincang Ramadan bersama Hotman Paris di iNews.

Baca juga: Hotman Paris berguru ke Aa Gym, gimana cara nolak wanita cantik

Tapi, semua perhiasan duniawi itu ternyata enggak membuatnya bahagia. Malah, dia merasa hatinya tidak bahagia. “Orang bilang sukses sekali dapat penghargaan sana sini tetapi saya merasa letih batin luar biasa. Apa ini rasanya, kekayaan, rumah kok enggak pernah buat hati saya bahagia?”

Pendakwah Aa Gym. Foto: Suaraislam.
Pendakwah Aa Gym. Foto: Suaraislam.

Tapi kemudian hal itu menjadi titik balik sang dai untuk kembali mengejar akhirat. Hal di dunia enggak perlu dibawa ke hati karena tidak akan memberikan ketenangan. “Alhamdulillah ada titik balik. Ada guru saya diuji, dihina, dicaci akhirnya menemukan memang dunia itu cuma harus di tangan jangan di hati jadi enggak pernah tenang,” katanya.

Supaya jauh dari godaan dunia

Merasakan jatuh bangun dalam kehidupan, Aa Gym pun memberikan nasihat agar terhindar dari godaan dunia. Menurutnya, ada dua jalan untuk bahagia. Pertama dengan ujian lalu yang kedua adalah dengan bersyukur.

Kalau kesenangan tidak membuat bahagia, maka akan diuji agar manusia sadar. “Ada dua jalan untuk bahagia, kalau dikasih kesenangan enggak bahagia, ya dengan ujian agar dia sadar. Tapi kalau abang (Hotman) bilang ini cuma ujian ya cuma titipan ya dengan syukur.”

Ada manusia yang kemudian dekat dengan Sang Pencipta melalui sabar setelah melewati ujian. Tapi ada cara yang lebih hebat yaitu dengan bersyukur. Bersyukur lanjut Aa Gym, adalah kunci kebahagiaan.

Caranya bersyukur adalah dengan memahami kalau semua yang dimiliki di dunia hanya titipan. Milik Allah semua yang kita miliki di dunia. Lalu, dengan selalu memuji dalam keadaan apa pun. Cara terakhir, dengan berbagi rezeki yang dimiliki.

Aa Gym menjelaskan maksud ucapannya ke Hotman Paris. “Tekniknya syukur, pertama yakin semua yang ada itu bukan milik saya, cuma milik Allah, Tuhan. Seperti Lamborghini kan bukan Hotman, cuma besi kaleng merek dan kita enggak bisa nebeng dari itu. Nilai kita pasti lebih dari itu, itu cuma casing, titipan. Kedua, selalu memuji keadaan apa pun dicaci ada tiada, lalu ketiga gunakan nikmat yang ada untuk kebaikan, lebih banyak sedekah, lebih banyak lagi lebih nendang itu kebahagiaan lebih terasa,” kata Aa Gym.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close