Trending

Pengakuan pengacara soal hubungan Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo

Polemik buronan kasus korupsi ceissie Bank, Bali Djoko Tjandra berbuntut panjang dan melibatkan sejumlah pihak, salah satunya institusi Polri. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Idham Azis telah mencopot tiga perwira tingginya yang terlibat dalam kasus tersebut.

Di antara ketiga nama tersebut, sosok yang paling santer terdengar adalah Brigadir Jendral Prasetijo Utomo yang berperan menerbitkan surat jalan bagi Djoko Tjandra. Bahkan dalam surat sakti itu ditulis pula bahwa Djoko Tjandra sebagai konsultan Bareskrim.

Baca juga: Modal irit, penjahit dan Pak RW maju lawan Gibran, rela tak digaji

Kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking diduga menjadi pihak perantara dibuatnya surat sakti tersebut. Dalam dugaan itu, Anita berperan sebagai pihak yang meminta surat jalan Djoko Tjandra ke Brigjen Prasetijo.

Kendati demikian, dalam acara Mata Najwa pada Rabu, 22 Juli 2020, Anita Kolopaking menegaskan bahwa Djoko Tjandra sudah lebih dulu kenal dengan Brigjen Prasetijo ketimbang dirinya.

Foto Djoko Tjandra di dokumen kependudukan
Foto Djoko Tjandra di dokumen kependudukan. Foto Twitter @xdigeeembok

Hal itu di sampaikan Anita setelah mendapat pertanyaan dari narasumber lain dalam acara tersebut, yakni Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin.

“Sebenarnya, kenalnya Pak Djoko Tjandra dengan Prasetyo itu kenal duluan mana dengan Anda? Artinya, kenalnya Pak Djoko Tjandra ini dengan Prasetijo lewat Bu Anita, atau bahkan kenal lebih duluan?,” tanya Boyamin.

“(Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetijo) Kenal lebih duluan tapi pertemuannya baru di Pontianak,” jawab Anita Kolopaking.

Anita Kolopaking berdalih, perkenalan keduanya sudah lama dan mungkin memiliki hubungan baik. Namun baru pertama kali mereka bertemu di Pontianak untuk mengurus masalah lainnya.

“Selama ini mereka mungkin sudah kenalan, hubungan baik ya, saya enggak tahu. Tapi bertemunya ketika di Pontianak, jadi dalam rangka urus OJK ini,” katanya.

Djoko Tjandra
Djoko Tjandra dalam persidangan. Foto ANTARA FOTO/Str/Irham/aa.

Ketika ditanya oleh Najwa Shihab, terkait perjalanan Djoko Tjandra bersama Brigjen Prasetijo apakah sudah sering dilakukan. Anita menegaskan, kepergiannya itu baru dilakukan pertama kali.

“Saya yakinkan Pak Djoko Tjandra hanya tanggal itu lah datang ke Indonesia (bersama Brigjen Prasetijo),” tegas Anita.

Adapun masalah OJK tersebut, Kata Boyamin, merupakan masalah lainnya yang melibatkan Djoko Tjandra. Sejumlah temuan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dalam masalah ini, mengarah ke tindakan korupsi.

“Jadi gini Nana, itu ada urusan sengkarut antara OJK dengan Pak Djoko Tjandra soal menyewa gedung mulia yang sebenarnya ada proses-proses, seperti pembayaran, belum ditempatin. Dan kemudian ada temuan BPK, itu nanti bisa jadi berproses dugaan korupsi. Karena harganya dianggap terlalu tinggi, OJK menjadi ragu untuk menempati, jadi ini proses-proses yang ada juga panjang,” jelas Boyamin. (CTH)

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close