Trending

Pengamat: Sandi Uno bantu menantu Jokowi, saling menguntungkan

Mantan calon wakil presiden Sandi-aga Uno belakangan ikut masuk ke dalam tim pemenangan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution-Aulia Rachman di Pilkada Kota Medan. Atas hal ini, sejumlah pihak pun memberi respons.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, ikut terjunnya Sandi Uno demi pemenangan menantu Jokowi, tak terlepas dari posisinya di Gerindra yang terhitung masuk dalam kategori elite.

Baca juga: Ahok siap jadi Capres 2024, Refly Harun beberkan peluangnya

Di mana, disitat Sindo, posisi tersebut turut memiliki tugas untuk membantu pemenangan di daerah. “Tentu saja, sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina, Sandiaga memiliki tanggung jawab untuk membantu pemenangan calon kepala daerah yang diusung partainya,” ujar Karyono disitat Rabu, 23 September 2020.

Diturunkannya Sandi Uno di Pilkada Medan untuk Bobby Nasution tentu menarik perhatian. Sebab di pilkada ini terbilang spesial, karena diikuti salah satu keluarga Jokowi. Artinya sama seksinya dengan Pilkada Solo, yang juga diikuti putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Bobby Nasution. Foto: Indeks.
Bobby Nasution. Foto: Indeks.

Dengan masuknya Sandi Uno di tim pemenangan menantu Jokowi, tentu akan menguntungkan Bobby secara elektoral. Di sisi lain, juga bisa menjadi panggung politik untuk menambah legacy dan rekam jejak yang positif bagi Sandi yang diprediksi menjadi salah satu figur capres atau cawapres ke depan.

“Jadi, ada simbiosis mutualisme antara Sandi dan Bobby,” kata Karyono.

Dia menambahkan, Pilkada Medan dan Pilkada Solo seperti diketahui telah menjadi sorotan publik. Dalam hal ini, jika dikelola dengan baik, ibarat ombak Sandi bisa ‘menumpang’ di atasnya sambil menari indah di atas ombak itu.

Sudah tak laku?

Komentar lain juga datang dari analis politik dari Political Public Policy Studies Jerry Massie. Menurut dia, masuknya Sandi Uno dalam timses menantu Jokowi, Bobby Nasution dan Aulia Rahman, sebagai bentuk turun kasta.

Kata dia, turunnya Sandi membantu pemenangan Pilkada Medan, hanya akan membuatnya turun seri dan gengsi.

“Ini sebuah kemustahilan politik di mana seorang cawapres terjun bantu pilkada di Medan. Bagi saya Sandiaga turun kasta lantaran dari seri A turun seri C,” kata Jerry disitat Suara, Senin 21 September 2020.

Jerry bahkan menyayangkan sosok Sandi yang selama ini sudah masuk jalur politik level nasional, namun meladeni pemenangan tingkat daerah. “Apa Sandiaga sudah enggak laku dan laris,” kata Jerry.

Sandiaga Uno. Foto: Tangkapan layar Youtube Atta Halilintar
Sandiaga Uno. Foto: Tangkapan layar Youtube Atta Halilintar

Padahal, Sandi Uno dinilai tak perlu menjadi timses menantu Jokowi, dan hanya perlu konsisten untuk berada di jalur politik tingkat nasional. Termasuk merawat pencapaian politik selama ini.

“Saya sebetulnya kagum dengan keberanian dan kenekatan dia. AHY dan Erick Thohir pun perlu berguru pada Sandiaga,” kata Jerry.

Jerry kemudian menyinggung soal kans Sandi Uno di kontestasi politik 2024 mendatang. Menurut dia, namanya masih memiliki branding kuat di tengah masyarakat. Dan bahkan, bisa menjadi ancaman terbesar bagi lawan-lawan politiknya.

Maka itu, agak disayangkan bagi Jerry apabila Sandi Uno ikut memilih menjadi timses menantu Jokowi di Medan. Padahal, dia dikatakan hanya perlu melirik parpol demi popularitasnya ke depan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close