Hobi

Berlaku bulan depan, pengendara moge tak boleh pakai SIM C

Korps Lalu Lintas Polri mulai bulan depan akan menerapkan peraturan khusus bagi pengendara motor gede (moge) dengan kapasitas mesin di atas 500 Cc. Dengan demikian bagi para pemilik moge mesin di atas 500 Cc tidak boleh lagi menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan golongan C.

Korlantas secara resmi mulai Agustus 2021 akan menerapkan penggolongan SIM mulai dari C, CI dan CII. Seluru penggolongan tersebut diklasifikasikan berdasarkan kubikasi mesin kendaraan yang dimiliki, atau sedang dikendarai di jalan raya.

Menurut Kasi Standar Pengemudi Subdit SIM Regident Korlantas Polri, AKBP Arief Budiman, jika peraturan penggolongan SIM mulai diberlakukan pada Agustus 2021. Dengan aturan baru yang telah diundangkan pada Februari 2021.

Ridwan Kamil saat kendarai Moge BMW GS1250
Ridwan Kamil saat kendarai Moge BMW GS1250 Foto: Instagram

Sebagai produk baru seperti Undang-undang lainnya, setiap produk perundangan baru diperlukan masa sosialisasi selama 6 bulan. Waktu tersebut juga digunakan untuk persiapan sarana dan prasarana di Satpas.

“Masa sosialisasi penggolongan SIM 6 bulan dan kita jadikan sebagai persiapan sarana dan prasarana bagi petugas di Satpas. Target kita di bulan Agustus aturan ini sudah bisa kita implementasikan,” ungkap Arief dikutip melalui channel youtube NTMC, Selasa 13 Juli 2021.

Penggolongan SIM sepeda motor menjadi 3 jenis, tertuang dalam Peraturan Kepolisan (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM. Beleid ini sudah terbit dan ditandatangani pada 19 Februari 2021 lalu.

Ilustrasi perpanjang SIM A dan C
Ilustrasi perpanjang SIM A dan C. Foto: Antara

Dengan peraturan ini, maka pemilik SIM akan dibedakan berdasarkan kepemilikan kendaraan yang disebutkan melalui jumlah kubikasi mesin kendaraanya. Termasuk pengendara motor listrik yang semuanya terdapat pada Pasal 3 Ayat 2 Poin h dan I.

(2) SIM sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digolongkan atas;

h. SIM CI, berlaku untuk mengemudikan Ranmor (Kendaraan Bermotor) jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik;

i. SIM CII berlaku untuk mengemudikan Ranmor (Kendaraan Bermotor) jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Dijelaskan pula terdapat ketentuan kepada pemilik kendaraan yang baru memiliki motor dengan kubikasi mesin besar tidak bisa langsung mengajukan permohonan untuk pembuatan SIM golongan CII.

Ilustrasi konvoi moge
Ilustrasi konvoi moge. Foto Instagram/@harley.davidson.indonesia

Ditegaskan Arief, pemilik sepeda motor dengan SIM C tidak bisa langsung membuat SIM CII atau golongan mesin di atas 500 Cc. Pengendara harus bertahap membuat SIM CI dengan kategori mesin di atas 250 CC dan dibawah 500 Cc.

Baru kemudian bisa mengajukan pembuatan SIM CII dengan kategori mesin yang jauh lebih besar. Hal tersebut dibedakan karena penggolongan SIM CI dan SIM CII memiliki kompetensi dan aturan yang berbeda.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close