Otomotif

Sebelum Covid-19, Mitsubishi Gentlemen akui jualannya turun awal 2020

Mitsubishi menjadi salah satu produsen otomotif yang gentlemen membuka kondisi penjualannya, di tengah produsen lain mengalami penurunan penjualan karena pandemi covid-19 yang dimulai sejak awal maret-april 2020.  

PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) secara gentle mengungkap kondisi penjualannya diketahui telah menurun sejak Januari 2020, jauh sebelum pandemi covid-19 menyerang ke Indonesia. Beberapa kondisi menjadi pengaruh dari turunnya penjualan tersebut.

Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro mengungkap, sejak Januari angka penjualan sudah menurun dimana menurutnya bicara target industi otomotif nasional sebanyak 1 juta unit sudah terkena dampak terjadinya penurunan penjualan.            

Mitsubishi Pajero Sport di pameran IIMS Foto: Hops/mfd

Dari target 1 juta unit, menurut Irwan jika dirata-rata maka penjualan perbulan mencapai 80 ribu unit. Sedangkan pada Januari, total penjualan secara nasopnal tidak mencapai angka rata-rata yang artinya penjualan berada dibawah 80 ribu unit.  

Kondisi penjualan di Januari terus berdampak pada penurunan angkanya hingga Februari yang menyentuh angka sekira 70 ribu unit. Penurunan kondisi tersebut terjadi akibat banjiir yang melanda Jakarta.

Angka penjualan sendiri terus merosot secara nasional pada Maret hingga April yang menjadi dimulainya krisis akibat pandemi corona yang melanda Indonesia hingga saat ini. Sehingga secara keseluruhan dampak dari penurunan penjualan terjadi hampir di seluruh merek mobil di Indonesia.

Baca juga: Trend mobil transmodel SUV dan MPV, bagaimana penyebutannya?

“Sebetulnya sebelum Covid-19 juga sudah dimulai dari Januari, Februari sudah mulai terjadi penurunan. Covid-19 dampaknya mulai Maret kemudian makin parah di April dan Mei ini semakin turun kalau angkanya saya tidak pegang,” ujar Irwan Kuncoro, saat bincang virtual bersama awak media.

Mitsubishi PHEV saat pengujian mobil listrik
Mitsubishi Outlander PHEV saat melintas di bunderan HI Foto: Mitsubishi

Gaikindo revisi target tahun 2020

Gabungan Industro Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akhir tahun lalu, memprediksi angka penjualan mobil di Indonesia mencapai 1.1 juta unit. Namun kondisi awal tahun yang kurang baik serta dampak dari pandemi covid-19 membuat Gaikindo dengan berat hari harus merevisi targetnya.

Diungkap Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi, revisi dari 1.1 juta unit, kini menjadi 600 ribu unit. Penurunan tersebut merupakan dampak dari lesunya penjualan mobil di Indonesia yang tak lepas dari lemahnya daya beli konsumen di tengah pandemi.

Berdasarkan catatan Gaikindo, penjualan yang sudah terjadi sejak awal tahun cukup memukul Industri otomotif, dimana sepanjang Januari hingga Februari Gaikindo hanya mencatatkan penjualan sebanyak 216 ribu unit.

Pameran mobil listrik Mitsubishi Foto: Hops/Mfd

Sehingga Gaikindo tidak akan mematok penjualan sesuai target tahun ini yang mencapai 1.1 juta unit, menjadi hanya 600 ribu unit saja. Gaikindo sendiri terus meningkatkan target penjualan mobil setiap tahunnya, dimana tahun lalu penjualan mencapai 1.03 juta unit.

Meski jauh lebih rendah dari penjualan tahun 2018 yang mencapai 1.18 juta unit. Namun tahun ini proyeksi target terus ditingkatkan menjadi 1.1 juta, namun realisasinya dipastikan tidak akan tercapai karena kondisi covid-19  yang berdampak ke seluruh sektor khususnya industri otomotif dan pelemahan ekonomi konsumen di Indonesia.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close