Otomotif

Terungkap, mobil banyak dicari saat lockdown, penjualannya naik

Pemerintah yang memiliki tugas besar mengembalikan kekuatan ekonomi nasional setelah terpuruk di tengah kondisi pandemi covid-19 tengah berjalan. Namun siapa sangka penjualan mobil jenis ini banyak dicari selama lockdown ini mampu membantu pemerintah dalam memulihkan dan berkontribusi pulihkan kondisi ekonomi nasional.

Mobil milik produsen Suzuki tersebut selama masa pandemi turut berkontribusi terhadap penjualan mobil di pasar dalam negeri. Peningkatan penjualan selama masa pandemi mampu membukukan pengiriman unit ke jaringan diler yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data resmi yang dimiliki, tahun ini sepanjang periode Januari hingga Mei 2020, terjadi kenaikan penjualan sebesar 2 persen menjadi 10 persen dari periode sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 8 persen.

Suzuki Carry pikap
Suzuki Carry pikap Foto: Suzuki

“Kebutuhan akan mobil niaga ringan seperti New Carry tetap ada meski dalam kondisi pandemi seperti sekarang, terutama dari pengusaha UMKM. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kontribusi New Carry Pick-Up terhadap total penjualan nasional dari 8% d periode Januari-Mei 2019 menjadi 10% di periode yang sama tahun ini. Kami optimistis kontribusi segmen komersial akan terus meningkat,” terang Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Meningkatnya penjualan Suzuki Carry tak lepas dari kebutuhan pengusaha meningkatnya perubahan sosial distancing dimana sektor UMKM dan jasa yang menjadi salah satu kontributor terbesar dari kenaikan penjualan Suzuki Carry di masa pandemi.

Selain memenuhi kebutuhan pengusaha UMKM, New Carry Pick-Up juga banyak digunakan sebagai kendaraan distribusi, terutama distribusi barang-barang ke masyarakat yang aktivitasnya lebih terbatas selama pandemi. Hal inilah yang mendorong peningkatan kontribusi New Carry Pick-Up terhadap total penjualan Suzuki pada periode Januari-Mei 2020. Pada periode tersebut, total penjualan ritel New Carry Pick-Up tercatat sebanyak 15.021 unit atau berkontribusi sebesar 50%.

Suzuki Carry pikap
Suzuki Carry Pikap Foto: Suzuki

Kenaikan juga terjadi pada pangsa pasar New Carry Pick-Up. Rajanya Pick-Up ini mencatat kenaikan pangsa pasar dari 54,5% di periode Januari-Mei 2019 menjadi sebesar 59,4% pada periode Januari-Mei 2020.

“Dengan market share Suzuki yang positif, kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih produk Suzuki selama 50 tahun keberadaan Suzuki di Indonesia. Raihan ini membangun optimisme kami untuk terus berupaya menggerakkan kembali perekonomian Indonesia,” kata Donny.

Baca juga: Meluncur tahun depan, generasi terbaru Nissan X-Trail bikin pangling

Data tersebut menunjukkan bahwa New Carry Pick-Up yang diproduksi di dalam negeri tersebut merupakan kendaraan niaga yang tangguh, berdimensi luas, irit dan dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa pemulihan ekonomi di masa sulit ini.

Suzuki Carry pikap
Suzuki Carry Pikap Foto: Suzuki

Market Share Suzuki naik model ini penunjangnya

Terjaganya pasar di beberapa model yang dimiliki Suzuki, mampu mendongkrak market share Suzuki yang naik sebesar 11,5 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yakni sebesar 9,3 persen. Pencapaian tersebut, diakui masih disumbangkan oleh penjualan andalan Suzuki yakni Carry pikap.

 “Dari model lokal yang mencapai 88 persen, kontribusi pikap atau yang menunjang ekonomi masih cukup besar, sekitar 50 persen, bonnet low seperti Ertiga 20 persen, SUV seperti XL7 dan S-Cross 15 sampai 20 persen, dan sisanya dinikmati citycar dan hatchback,” jelasnya.

Khusus untuk kendaraan pikap law atau model Carry, diatas kertas memang terjadi penurunan kontribusi secara nasional dari 18 persen menjadi hanya 10 perssen sepanjang Januari hingga April 2020. Namun market shar pada model ini justru mengalami kenaikan dari 53 persen menjadi 59 persen.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close