Otomotif

Penjualan Pajero jeblok, Mitsubishi tekan tombol STOP pabriknya

Kabar mengejutkan dirilis Mitsubishi Motors yang berencana menghentikan produksi Pajero. Dampak dari beban produksi dan angka penjualan Pajero yang terus jeblok membuat Mitsubishi harus menekan tombol Stop produksi di pabriknya.

Pabrik Pajero Manufacturing, yang berbasis di kota Sakahogi, Prefektur Gifu, telah menghasilkan mobil seperti kendaraan utilitas sport Pajero, sayangnya penjualan pajero jeblok di negara ini mengalami penurunan yang sangat besar.

Mitsubishi Motors juga akan menghentikan produksi mobil Pajero, yang sejauh ini terus diekspor, sekitar 2021. Rencana ini akan dimasukkan dalam rencana manajemen jangka menengah baru pembuat mobil yang akan diumumkan pada 27 Juli, kata sumber tersebut seperti dilansir Hops.id dari Asia Nikkei Rabu 29 Juli 2020.

generasi pertama Mitsubishi Pajero
generasi pertama Mitsubishi Pajero Foto: Mitsubishi

Sebelumnya Mitsubishi ternyata baru terungkap telah menghentikan produksi Pajero sejak 2019 untuk kebutuhan pasar lokalnya di Jepang. Namun produksi tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan eksport, dengan demikian produksi pabrik Pajero di Jepang hanya untuk kebutuhan beberapa negara.

Baca juga: Sejarah Mitsubishi Pajero ternyata lahir dari gurun pasir

Penghentian produksi lokal tersebut dilakukan karena Mitsubishi hanya mencatatkan permintaan yang sangat sedikit. Pabrik memproduksi 63.000 kendaraan pada tahun fiskal 2019, terhitung sekitar 10% dari keseluruhan produksi domestik Mitsubishi Motors.

Dengan penutupan pabrik, produksi mobil Delica dan Outlander diharapkan akan dipindahkan ke Okazaki Manufacturing, anak perusahaan Mitsubishi Motors yang berbasis di kota Okazaki, Prefektur Aichi, dan di tempat lain.

Generasi kedua Mitsubishi Pajero
Generasi kedua Mitsubishi Pajero Foto: Mitsubishi

Dampak penghentian produksi Pajero

Keputusan untuk menghentikan produksi Pajero tentu berdampak pada karyawan yang mengalami kehilangan pekerjaan hingga akan dipindahkan ke fasilitas lain yang dimiliki Pajero. Tercatat ratusan pekerja akan mengalami dampak keputusan tersebut.

Sebagian besar dari sekitar 900 karyawan di pabrik Pajero Manufacturing kemungkinan akan dipindahkan. Ini akan menjadi pabrik Mitsubishi Motors domestik pertama yang ditutup dalam waktu sekitar 20 tahun. Pada tahun 2001, pabrik Ooe perusahaan di ibukota Prefektur Aichi, Nagoya ditutup.

Mitsubishi Motors menerima investasi ekuitas dari Nissan Motor pada 2016 dan bergabung dengan aliansi otomatis antara rekan domestik yang lebih besar dan produsen mobil Prancis Renault, karena kinerja bisnisnya memburuk karena skandal ekonomi bahan bakar.

Produk SUV andalan Mitsubishi Pajero Sport
Pajero Sport produk SUV andalan Mitsubishi Foto: Hops/mfd

Mitsubishi alami kerugian besar

Kondisi perekonomian dunia yang kurang baik, akibat masalah pandemi, menjadi salah satu penyebab Mitsubishi menghentikan produksi Pajero selain masalah utamanya pada terus turunnya penjualan.

Menurut laporan Kyodo News, Mitsubishi Motors telah mengalami kerugian cukup besar di kuartal pertama 2020. Dimana kerugian tercatat mulai April-Juni 2020, angka kerugian yang diderita produsen berlogo tiga berlian ini mencapai 176 miliar yen sekira Rp24 triliun

“Melambatnya penjualan global menjadi salah satu penentu dari kerugian yang dialami Mitsubishi, selain dari pengaruh pandemi virus corona yang memperburuk kondisi penjualan Mitsubishi,” tulis laporan Kyodo news.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close