Unik

Penuturan Quraish Shihab: Lebih dulu Nabi Adam atau manusia purba

Bagi kaum beragama yang menyenangi sains, pasti pernah bertanya-tanya: sebelum peradaban modern ada, siapa yang pertama kali menghuni bumi? Nabi Adam atau justru manusia purba? Sebab, menurut versi yang berbeda, keduanya diyakini sebagai ‘bapak’ umat manusia di dunia.

Tokoh intelektual Islam sekaligus pendiri Pusat Studi Alquran atau PSQ, Quraish Shihab mengatakan, Alquran yang Tuhan turunkan ke bumi sejatinya berbicara mengenai kehidupan manusia dan peristiwa yang terjadi sebelumnya.

Baca juga: Begini pandangan Islam tentang bentuk bumi, bulat atau datar?

Dalam kitab suci itu, Tuhan mengingatkan, sebelum Adam tercipta, ada makhluk-makhluk lain yang lebih dulu ada. Namun, kata Quraish, Tuhan tak pernah menerangkan siapa atau seperti apa makhluk lain yang sebenarnya dimaksud.

Begini, Alquran itu menceritakan tentang kejadian umat manusia. Tapi Al Quran juga menceritakan, sebelum Adam turun ke bumi, ada makhluk-makhluk lain (yang lebih dulu ada). Tapi tak dijelaskan siapa makhluk lain itu. Bisa jadi yang dimaksud adalah manusia purba,” ujarnya dikutip dari saluran Youtube Narasi, Selasa 4 Agustus 2020.

Quraish Shihab
Quraish Shihab. Foto: Instagram

Quraish menambahkan, bisa jadi Adam merupakan manusia modern pertama di bumi. Namun siapa tahu, sebelum Adam, ada makhluk lain—dengan wujud tak sama seperti kita—yang lebih dulu ada di bumi.

Ketika bicara mengenai manusia pertama, Alquran hanya mengatakan bahwa Adam diciptakan dari tanah, kemudian ada proses, dan akhirnya dihembuskan roh dan jadilah dia manusia. Mungkin itu (Adam) adalah manusia modern,” terang Quraish.

Manusia Purba. Foto: Pinterest

Ia membuat perandaian dengan menggunakan huruf atau alphabet. Kata dia, hampir semua orang mengetahui huruf apa saja yang ada di rentan ‘A’ hingga ‘Z’, namun tak ada yang mengetahui, sebelum ‘A’ sebenarnya ada apa?

Alquran hanya bercerita mengenai A—manusia diciptakan dari tanah, hingga Z—manusia dihembuskan roh. Jadi sebenarnya ada proses di sana,” kata dia.

Jadi, jika ada yang bertanya ‘apa benar itu teori Darwin?’, kita katakan: Islam tak membahas itu, karena itu bidang ilmu. Kalau ilmu memang bisa membuktikannya, maka tak bertentangan dengan Alquran. Karena Alquran hanya berkata dari tanah dan ditiupkan roh menjadi manusia,” tambahnya.

Tanggapan Quraish soal Teori Darwin

Pada buku berjudul the Origin of Species, Charles Darwin banyak bicara mengenai proses evolusi manusia. Terkait hal itu, Quraish memastikan, banyak cendikiawan Islam yang setuju dengan kebenarannya.

Banyak yang percaya itu (teori evolusi Darwin), dan membenarkan itu. Ibnu Khaldun adalah salah seorang yang menyebut hal tersebut. Bahwa ada proses panjang dari kejadian (terciptanya) manusia. Namun, dia tidak mengatasnamakan Alquran, tapi penelitian,” kata dia.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close