Hobi

Penyebab Osamu Masuko hengkang dari jabatannya di Mitsubishi

Kabar berhentinya Osamu Masuko dari Jabatannya sebagai Chairman, mengundang banyak spekulasi di tengah kondisi Mitsubishi Motors yang tengah mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19. Mengklarifikasi berbagai dugaan tersebut Mitsubishi Motors Coorporation akhirnya angkat bicara terkait hengkangnya Osamu Masuko.

Menurut laporan resmi yang dikeluarkan seperti dikutip Hops dari Reuters, Masuko mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chairman disebabkan karena kesehatannya. Sebagai pengganti sementara jabatan yang ditinggalkan Masuki diberikan kepada CEO Takao Kato.

Sayangnya Mitsubishi enggan mengungkap masalah kesehatan yang dialami veteran konglomerat Mitsubishi tersebut harus memutuskan untuk meninggalkan jabatannya. Namun diketahui Masuko saat ini telah memasuki usia 71 tahun.

Osamu masuko
Chairman Mitsubishi Motors Osamu Masuko Foto: Asia Nikkei

Sepak terjang Masuko di MMC sendiri memang pernah menjadi penyelamat dan sosok dibalik lahirnya aliansi Mitsubishi dengan Nissan. Dimana Mitsubishi yang kala itu mengalami kendala keuangan akibat masalah recall dari skandal klaim efisiensi bahan bakar yang terungkap.

Baca juga: Toyota Corolla Cross, spesifikasi dan harga lengkapnya

Osamu yang diketahui dekat dengan petinggi aliansi Nissan, Carlos Ghosn meminta bantuan kucuran dana yang akhirnya Nissan mengucurkan uang sebesar USD2 miliar untuk digunakan Mitsubishi melakukan recall banyak mobil seluruh dunia.

Bos Mitsubishi Motors Osamu Masuko
Bos Mitsubishi Motors Osamu Masuko Foto: ANtara

Jabatan baru Osamu Masuko di Mitsubishi

Dengan keputusannya meninggalkan jabatan pentingnya, Osamu kini masih tetap menjadi bagian dari kekuatan Mitsubishi Motors, dimana dirinya saat ini menjabat sebagai penasihat khusus di perusahaan dengan lambang tiga berlian.

Jabatan terbaru yang disandang Masuko saat ini diungkap dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Mitsubishi.

Jurang risiko Mitsubishi recall jutaan mobil

Skandal konsumsi bahan bakar menjadi jurang yang dibuat Mitsubishi pada 2016, dimana Masuko tengah berada di posisi pucuk pimpinan Mitsubishi. Dalam skandal tersebut terungkap, produsen mobil ini memberikan data palsu.

Dimana klaim terhadap konsumsi bahan bakar pada jajaran mobil yang dipasarkannya belakangan diketahui sebagai data palsu. Mitsubishi melakukan penambahan jarak tempuh pada klaim konsumsi bahan bakar mobilnya.

Osamu Masuki saat di Indonesia
Osamu Masuki saat di Indonesia Foto: Antara

Penyelidikan skandal konsumsi bahan bakar

Skandal yang sempat menggemparkan tersebut akhirnya berujung pada penyelidikan, dimana hasil dari investigasi tersebut diketahui terdapat tata kelola yang lemah dan tekanan pada insinyur yang kekurangan sumber daya sebagai masalah kronis di perusahaan.

Skandal itu adalah yang ketiga kalinya bagi Mitsubishi dalam dua dekade, dan menghancurkan keuntungan serta mencoreng merek pembuat mobil. Pada puncak skandal tersebut, Nissan meminjamkan saingannya yang lebih kecil garis hidup dengan menawarkan perusahaan $ 2,2 miliar untuk 34% saham pengendali.

Kesepakatan itu disepakati antara Entering dan kemudian CEO Nissan Carlos Ghosn, dan membawa Mitsubishi sebagai mitra junior dalam aliansi pembuat mobil Nissan-Renault.

Entered kemudian mengecam hubungannya dengan Ghosn setelah penangkapan Ghosn pada 2018 di Jepang karena pelanggaran keuangan. Ghosn membantah tuduhan tersebut.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close