Trending

Gegara penyidikan kasus pembunuhan Subang, Yosef kini hidup terlunta bak gelandangan

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang belum juga menemukan titik akhir lantaran sosok pelaku pembunuh masih menjadi misteri hingga sekarang. Suami korban, Tuti Suhartini (55) sekaligus ayah Amelia Mustika Ratu (23), Yosef kini dikabarkan terpaksa hidup bak gelandangan yang terlunta-lunta.

Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat mengatakan, kehidupan kliennya saat ini terlihat cukup miris lantaran harus menumpang tinggal di rumah adiknya.

Hal itu lantaran rumah Yosef hingga sekarang masih dipasangi garis polisi dan dia juga belum diperbolehkan boleh berhubungan dengan istri mudanya, termasuk tinggal bersama.

Lokasi depan rumah Tuti dan Amalia, korban pembunuhan dalam Alphard di Subang. Foto: Istimewa
Lokasi depan rumah Tuti dan Amalia, korban pembunuhan dalam Alphard di Subang. Foto: Istimewa

Setidaknya hal tersebut harus dilakukan Yosef hingga penyelidikan kasus pembunuhan istri dan anaknya selesai.

Rohman menjelaskan, kini Yosef menumpang tinggal di rumah adiknya bernama Mulyana. Bahkan saking terlunta-luntanya Yosef sampai harus meminjam pakaian untuk digunakan sehari-hari.

“Yosef sekarang ini hidup terlunta lunta, pakaiannya saja pinjam dari adiknya Mulyana dan sementara tidur di rumah adiknya tersebut,” kata Rohman, mengutip Deskjabar.com pada Selasa, 21 September 2021.

“Karena rumahnya yang menjadi TKP hingga saat ini masih dijaga police line, jadi Yosef tidak bisa masuk ke rumahnya,” imbuhnya.

Keluarga korban kuliti kecurigaan Yoris ke Yosef

Lambatnya proses pemeriksaan terhadap kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat membuat publik mulai berspekulasi. Bahkan, sebagian mereka menduga, suami sekaligus kepala keluarga korban, Yosef Hidayah merupakan pelaku atau dalang di balik kasus tersebut.

Bukan hanya masyarakat umum, pihak keluarga Tuti dan Amel juga mengarahkan tudingannya kepada sosok yang sama. Terbaru, kakak perempuan Tuti, Yeti mengatakan, Yoris Raja Amanullah selaku kakak tertua Amel belakangan mulai menaruh curiga kepada ayahnya tersebut.

“Ada curiga-curiga, tapi mana mungkin. Ah gak tahulah. Tapi sidik jarinya banyak si papa,” ujar Yeti menirukan pernyataan Yoris, dikutip Senin 20 September 2021.

Yosef beri kesaksian pada Kapolres. Foto: Ist.
Yosef beri kesaksian pada Kapolres. Foto: Ist. | Gegara penyidikan kasus pembunuhan Subang, Yosef kini hidup terlunta bak gelandangan

Tak hanya sidik jari, ada bukti lain yang menurut Yeti membuat Yoris curiga terhadap ayahnya tersebut, yakni bercak darah di lapisan terluar jaket. Hal itu mungkin menandakan Yosef baru saja menghabisi nyawa seseorang.

“Dari jaket ada darahnya, ah macam-macam, jadi nggak mau, harus diterima saja.”

“Dalam hati, pasti ada antara percaya atau tidak percaya, cuma ya mungkin gak terlalu dipikirkan karena kan itu bapaknya sendiri. Serba bingung, serba salah, kenapa,” tutur Yeti yang masih menirukan Yoris.

Mendengar hal tersebut, Yeti mengingatkan Yoris untuk tak menyimpan dendam kepada ayahnya. Sebab, bagaimana pun juga, Yosef merupakan orang tua kandungnya yang telah membesarkannya hingga sekarang.

“(Saya bilang ke Yoris), Yor, kalau bisa juga jangan dendam ke papa ya, biar gimana pun papa sendiri. Iya, biarpun beda sekarang, itu mah kan urusan papa sama Tuhan,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close