Trending

Sosok Eva, perawat cantik yang dibakar hidup-hidup dikenal periang dan tak punya musuh

Kasus yang menimpa seorang perawat berparas cantik Eva Sofiana Wijayanti yang dibakar hidup-hidup makin panjang.

Polisi kini tengah menyelidiki pelaku yang teridentifikasi bertubuh jangkung, menggunakan masker, helm dan kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Selain pelaku, yang bikin publik penasaran adalah sosok Eva yang kini tengah terbaring di RS dengan 60 luka bakar di sekujur tubuh.

Di lingkungan sekitarnya, Eva terkenal sebagai sosok yang periang dan ramah. Maka para kerabat dan teman dekat Eva heran dengan aksi pembakaran.

Perawat cantik dibakar
Perawat cantik dibakar foto: Suara

Eva bekerja sebagai tenaga medis di Klinik Bunga Husada Kalipare di Dusun Panggang Lele, Desa Arjowilangun, Kalipare, Kabupaten Malang.

Selain ramah, Eva Juga diselidiki tidak punya persoalan di tempat kerjanya, karena korban supel dan rajin.

Didik Dwi Jatmiko (50) kakak ipar korban mengatakan bahwa Eva merupakan sosok yang periang dan baik ketika berinteraksi dengan tetangga maupun pasien.

Korban seringkali sendiri di klinik tersebut. Kata Didik, klinik itu merupakan binaan puskesmas.

“Korban merupakan sosok yang periang dan orangnya baik, banyak temannya. Praktik di sini ada dua orang. Dokternya di Puskesmas. Ini binaan Puskesmas,” jelasnya.

Didik bersaksi tidak hal-hal yang mencurigakan di klinik sebelum peristiwa pembakaran itu terjadi.

“Tidak ada keramaian-keramaian mencurigakan. Normal-normal saja (sehari sebelum peristiwa),” tutupnya.

Semoga kasus ini segera terungkap dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal, sementara korban diharapkan sembuh dan kembali beraktivitas seperti semula.

Rumah tangga korban disebut harmonis

Sementara itu selain ramah, Dudik menggambarkan bahwa kondisi rumah tangga Eva dengan suaminya bernama Adin tergolong harmonis.

Lebih lanjut, Didik merasa rumah tangga yang dibangun keduanya tak pernah dirundung masalah alias harmonis.

“Bahkan sering ngabuburit setiap sore. Pihak keluarga gak tau ada masalah,” ucap pria yang mengaku sebagai petani itu.

Kendati demikian, sebagai kakak kandung Adin, Didik jarang berkomunikasi secara intens dengan anggota keluarga Adin.

“Saya jarang komunikasi dengan suaminya Eva. Sampai sekarang WA gak dibales dan telepon gak diangkat,” ujar pria berusia 50 tahun itu.

Ketika mendengar Eva tersiram bensin dan dibakar orang tak dikenal, Didik terkejut. Kini Eva tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit dan ditemani oleh suaminya.

Lokasi perawat dibakar
Lokasi perawat dibakar foto: Istimewa

“Saat ini suami Eva (Adin) sedang menemani Eva di rumah sakit,” tutur Didik.

Terakhir, Didik bersaksi tidak ada gelagat aneh nan mencurigakan yang terpampang dari sosok Eva sebelum kejadian penyiraman bensin pada Senin 3 Mei 2021.

Sebelumnya, Sholeh mengatakan, peristiwa nahas itu mulanya terjadi ketika korban tengah beristirahat di Klinik tempatnya bekerja.

Korban diketahui sedang masuk kerja shift pagi. Namun, tak lama kemudian, tiba-tiba datang seorang laki laki mengendarai sepeda motor Honda Beat merah.

Sholeh menuturkan, ciri-ciri pria itu menggunakan jaket hitam, helm dan masker.

Pria tak dikenal itu langsung merangsek masuk ke dalam klinik menuju ruang istirahat korban.

Bahkan pelaku yang sengaja menutupi identitasnya itu, langsung menyiramkankan cairan ke bagian wajah dan tubuh korban.

Sebab, tanpa menunggu lama, pelaku menyulutkan korek ke arah tubuh korban. Sambil meronta kepanasan, Eva berteriak minta tolong hingga akhirnya diselamatkan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close