Trending

Perawat dibakar dikenal harmonis, pantas polisi tak percaya motif liar

Peristiwa perawat dibakar Kabupaten Malang, Jawa Timur saat ini masih terus ditangani kepolisian, yang mencari motif dan penyebab aksi pembakaran tersebut dilakukan. Belakangan muncul isu cinta segitiga yang menjadi penyebab peristiwa pembakaran terjadi.

Pihak kepolisian sendiri hingga kini masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pembakaran seorang suster yang dilakukan orang tak dikenal. Belum adanya kepastian terkait informasi penyebabnya, membuat banyak prediksi muncul tanpa informasi yang bisa dipertanggung jawabkan.

Bahkan polisi sendiri mengungkap tidak memercayai terkait beredarnya isu yang menyebutkan peristiwa pembakaran istri yang berprofesi sebagai suster di salah satu klinik Malang, Jawa Timur.  

Eva Sofiana Wijayanti Perawat dibakar
Eva Sofiana Wijayanti Perawat dibakar

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny K Baralangi mengatakan bahwa kabar mengenai cinta segitiga yang menjadi latar belakang kasus penyiraman dan pembakaran yang mencuat beberapa waktu terakhir, Donny menegaskan, pihaknya tak bisa memastikan kabar itu.

“Belum kita pastikan seperti itu (cinta segitiga). Ini masih dalam penyelidikan. Itu merupakan bagian dari pada kami untuk melangkah ke depan,” jelasnya dilansir laman Suara Kamis 6 Mei 2021.

Senada dengan pernyataan pihak kepolisian, perawat yang saat ini mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, saat ini masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit, disebutkan merupakan sosok yang baik.

Perawat cantik dibakar
Perawat cantik dibakar

Perawat bernama Eva Sofiana Wijayanti dikenal beberapa orang memiliki keluarga yang harmonis. Tak ada pertengkaran berarti. Bahkan disebutkan jika perawat tersebut terlihat akur dan tidak ada tanda pertengkaran.

Penyulut terjalinnya cinta segitiga yang membuat Eva harus mengalami luka bakar, terkesan jauh. Seperti diungkap Didik Porwidiantoro kakak Adin atau ipar dari Eva Sofiana.

Menurut Didik yang ditemui dirumahnya, menceritakan jika rumah tangga saudaranya tersebut terbilang harmonis dan romantic. Keduanya tak pernah dirundung masalah alias harmonis.

“Bahkan sering ngabuburit setiap sore. Pihak keluarga gak tau ada masalah,” ucap pria yang mengaku sebagai petani itu.

Kendati demikian, sebagai kakak kandung Adin, Didik jarang berkomunikasi secara intens dengan anggota keluarga Adin.

“Saya jarang komunikasi dengan suaminya Eva. Sampai sekarang WA gak dibales dan telepon gak diangkat,” beber pria berusia 50 tahun itu.

Eva bekerja di Klinik Bunga Husada yang berada di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang sejak 5 tahun lalu.

Sepengetahuan Didik, Eva dan Adin merupakan pasangan suami istri yang seumuran. Ia mengingat jika keduanya lahir pada tahun 1988.

“Dulunya Eva itu lulusan bidan,” paparnya.

Lokasi perawat dibakar
Lokasi perawat dibakar foto: Istimewa

Didik menyerahkan sepenuhnya tindakan hukum oleh pihak berwajib terkait peristiwa nahas yang dialami Eva.

Sebelumnya orang tak dikenal menyiramkan bahan bakar kepada Eva yang sedang bertugas di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Tidak adanya informasi yang jelas membuat aksi pembakaran perawat berkembang liar.

Bahkan terkait peristiwa tersebut, justru beredar isu adanya cinta segitiga yang membuat peritiwa tersebut terjadi. Polisi saat ini telah memegang ciri-ciri pelaku hingga melakukan pengerjaran.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close