Trending

Perbatasan India China tegang, AS: Jangan intimidasi India

Memanasnya hubungan di wilayah perbatasan India dan China di daerah perbatasan membuat kedua negara mengerahkan pasukan militernya. Ketegangan ini justru membuat Amerika menegur perilaku China yang dinilai telah melakukan cara intimidasi kepada India melalui adu kekuatan militer.

Menurut Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, permasalahan diperbatasan harus diseleikan secara bijak, bukan dengan melakukan pengetatan penjagaan menggunakan perangkat militer yang tentunya memancing tiap negara adu kekuatan.

Muslima Fest

“Ini adalah jenis tindakan yang dilakukan oleh Rezim Otoriter,” tutur Mike saat memberikan tanggapannya yang disitat laman Reuters pada hari Rabu, 3 Juni 2020.

Pemimpin China dan India
Pemimpin India dan China Foto: Indianaexpress

Begitupun yang disuarakan oleh Komite Luar Negeri DPR Amerika Serikat. Mereka berpendapat seharusnya China, patuh terhadap norma dan menggunakan cara yang bijak untuk menyelesaikan masalah perbatasan tersebut.

Baca juga: Amerika kerusuhan, warga China girang panen cuan

“Saya sangat prihatin dengan agresi Tiongkok yang sedang berlangsung di sepanjang Garis Kontrol Aktual,” jelas Eliot Angel selaku Ketua Komite Luar Negeri.

“China menunjukkan sekali lagi bahwa mereka bersedia menggertak tetangganya daripada menyelesaikan konflik menurut hukum internasional,” tambahnya.

Untuk diketahui, sudah berminggu-minggu tentara India dan China sudah saling bersitegang di daerah perbatasan mereka di Himalaya. Itu dimulai saat pasukan dari Beijing datang menyusup ke wilayah India.

Pasukan militer India dan China
Pasukan perbatasan India dan China Foto: The Print

Hal itu pun sudah dipastikan melanggar aturan hukum yang sudah berlaku karena melintasi perbatasan tanpa izin.

Namun China membatah telah melanggar hal tersebut dan membela diri bahwa ada stabilitas di daerah dekat Sungai Galwan dan Danau Pangong Tso di wilayah Ladakh India tersebut.

Selain itu, ada beberapa faktor yang jadi pemicu semakin memanasnya konflik perbatasan kedua negara tersebut.

India mempunyai proyek pembangunan jalan di dekat Lembah Galwan yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dengan China yang sama-sama punya proyek pembangunan jalan.

Militer China dan India di perbatasan Foto: Thediplomat

Tapi, China menentang setiap segala apapun yang dibuat oleh India di daerah tersebut karena wilayah tersebut masih dalam status sengketa.

Akhirnya kedua negara terus menambah jumlah pasukan militer selama berminggu-minggu dan setidaknya telah terjadi gesekan di tiga atau empat lokasi yang berbeda.

“Ada kepanikan di desa karena daerah itu belum pernah melihat peningkatan militer seperti itu,” kata Konchok Stanzin seorang penduduk di desa Lukung, India yang jaraknya 40 Kilometer dari perbatasan. (Abdulah Saputra)

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close