Lifestyle

Perjuangan Kartini, 10 tahun tinggal sendirian di hutan belantara

Tak terbayangkan, apa jadinya tinggal di tengah hutan belantara seorang diri. Meski tak wajar, kehidupan semacam ini telah dilakoni seorang wanita bernama Kartini selama lebih dari sepuluh tahun.

Seperti nama pahlawan emansipasi wanita yang dikenal berani dan tangguh, wanita ini menjadi satu-satunya warga yang tinggal di hutan rimba perbatasan antara Rembang, Jawa Tengah dengan Tuban, Jawa Timur.

Baca juga: Disangka ISIS, Ustaz Abdul Somad didepak dari pesawat yang dinaiki Presiden

Kehidupan keras Kartini dikisahkan oleh seorang jurnalis yang mengunggah sebuah video di saluran YouTube, Musyafa Musa. Tak sembarangan, dalam perjalanannya menelusuri tempat tinggal Kartini, ia perlu menggunakan kendaraan model adventure.

Pasalnya jalan yang dilalui ketika masuk ke dalam hutan, sama sekali tak mulus bahkan gumpalan jalan berlumpur kerap ditemuinya.

Jalan menuju rumah Kartini. Foto: Youtube/Musyafa Musa
Jalan menuju rumah Kartini. Foto: Youtube/Musyafa Musa

Berjarak sekitar sepuluh kilometer dari akses Jalan Raya Sale Jatirogo, Kartini mengisahkan dirinya tinggal di tengah hutan lantaran telah tertipu oleh seorang penjual tanah.

Pada mulanya, si penjual tanah mengiming-imingi Kartini mengatakan bahwa, tak lama lagi tanah di sekitarnya bakal dijadikan lahan tebu milik pemerintah, sehingga diprediksi akan ramai ditempati oleh warga lain.

Ketika pertama kali tiba di lahan yang dibelinya itu, Kartini menyadari jika tenaganya tak akan mampu untuk membersihkan lahannya dari pepohonan dan semak belukar yang berduri. Saking rimbunnya, ia meminta bantuan tiga orang pria untuk membereskan lahannya agar segera bisa ditempati.

Hasilnya, Kartini pun menjadikan area sekitar huniannya tersebut sebagai tempat bercocok tanam untuk menyambung hidupnya. Ia memanfaatkan sejumlah jenis tanaman yang ditanamnya sebagai bahan makanan seperti cabai, singkong, jeruk, pepaya, dan sebagainya.

Kartini juga sempat menceritakan, ia sempat mendengar isu-isu yang beredar di masyarakat mengenai lahannya yang dikenal angker. Kendati demikian, selama tinggal seorang diri di sana, Kartini tak pernah melihat sosok hantu atau pun mengalami kejadian mistis lainnya. Hanya saja, ia kerap diganggu oleh manusia usil hingga hewan berbisa seperti kalajengking dan ular.

Kartini ketika bercocok tanam. Foto: Youtube/Musyafa Musa
Kartini ketika bercocok tanam. Foto: Youtube/Musyafa Musa

Sebelum menempati hutan belantara tersebut, Kartini sempat berkerja Tenaga Kerja Wanita di Negeri Jiran. Nasibnya pun tak terlalu baik di sana, ia mengalami kecelakaan sehingga membuat dirinya harus kembali ke Tanah Air. Tak selesai sampai di situ, suami Kartini juga meninggal dunia karena sakit. Kartini pun masih memiliki tanggungan tiga orang anak.

Kini, ketiga anaknya sudah berkerja di Jakarta, bahkan beberapa di antaranya menyandang gelar sebagai sarjana. Meski sempat beberapa kali ditawarkan untuk berpindah dan hidup lebih layak di kota, Kartini menolak mentah-mentah ajakan anak-anaknya tersebut. Dirinya justru menganggap, jauh lebih nyaman tinggal sendirian di dalam hutan. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
X
Close