Trending

Pertanyaan sederhana untuk Yosef: Kalau tak salah, kenapa takut?

Kuasa hukum Yosef Hidayah, Rohman Hidayat berkali-kali mengatakan, kliennya merasa ketakutan dan depresi akibat tudingan publik yang menyebut dirinya membunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat.

Namun, di lain sisi, Rohman juga menegaskan, Yosef sama sekali tak terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Lantas, sederhananya, jika tak bersalah, mengapa Yosef harus merasa ketakutan?

“Ada statement dari polisi yang menyatakan korban mungkin mengenali pelaku atau orang terdekatnya. Ini yang jadi problem bagi keluarga, sehingga kami pun turun,” ujar Rohman, dikutip Minggu 26 September 2021.

“Pak Yosef meminta saya mendampinginya karena opini yang begitu liar yang menyebabkan kekhawatiran dan ketakutan dari Pak Yosef,” lanjutnya.

Pengacara Yosef Hidayah, Rohman Hidayat. Foto Facebook Rohman Hidayat & Partners
Pengacara Yosef Hidayah, Rohman Hidayat. Foto Facebook Rohman Hidayat & Partners

Kalau tak salah, kenapa depresi?

Bukan hanya kalangan umum, pakar hukum seperti Ricky Vinando juga turut bertanya-tanya, mengapa Yosef sampai merasa ketakutan? Padahal, jika merasa tak terlibat, harusnya tudingan publik tersebut tak berpengaruh apapun terhadapnya.

“Kalau tidak salah kenapa harus depresi dan tertekan?” tanya Ricky Vinando.

Yosef Hidayah. Foto: Youtube.
Yosef Hidayah. Foto: Youtube.

Bahkan, menurut Ricky, selain ketakutan, Yosef juga kerap menuduh orang lain dengan tudingan yang bukan-bukan. Sikap tersebut, kata dia, justru menunjukkan suatu keanehan.

“Ya ketakutan itu, apalagi sekarang setelah depresi, merasa difitnah, tapi sekarang malah bilang ada orang lain yang juga punya akses masuk ke dalam rumah yang jadi TKP,” terangnya.

“Kenapa fitnah orang lain? Orang lain siapapun itu tidak logis bisa menguasai penuh dan mengetahui situasi rumah sampai dua korban telah menjadi mayat lalu baru kemudian dia sampai setelah semuanya selesai,” tuturnya menambahkan.

Yosef Hidayah dan istri muda pisah rumah

Rohman Hidayat mengatakan, alih-alih tinggal bersama istri mudanya (Mimin), belakangan kliennya justru lebih sering menginap di rumah adiknya yang masih berlokasi di Subang, Jawa Barat.

“Saat ini Pak Yosef tinggal di rumah adiknya, masih di daerah Subang,” terangnya.

Bukan hanya tak tinggal bersama, Yosef dan Mimin juga mulai lost contact alias tak saling berkomunikasi via telepon. Sebab, saat ini keduanya sama-sama tidak memegang ponsel.

“Pak Yosef tidak pegang HP, Bu Mimin juga enggak pegang HP,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close