Lifestyle

Perut dempet selama 68 tahun, sabarnya hidup Ronnie dan Donnie

Apa yang Anda bayangkan jika ada manusia hidup kembar siam selama 68 tahun? Ya setidaknya itulah yang terjadi pada Ronnie dan Donnie, warga Ohio, Amerika Serikat.

Selama berpuluh-puluh tahun keduanya selalu bersama, dalam kondisi apapun. Lantas seperti apa kisahnya? Berikut seperti dirangkum Hops.

Baca juga: Viral petugas kebersihan nemu Rp500 juta di KRL, dibungkus kantong plastik

Masa-masa sulit

Ronnie dan Donnie lahir dari pasangan orangtua Eileen dan Wesley Gaylon. Orangtuanya ketika itu mengaku tak mengharapkan anak kembar, apalagi kembar siam.

Laporan menyebut, mereka terlahir sehat. Tetapi mereka menghabiskan dua tahun pertama kehidupan mereka di rumah sakit. Bagaimana tidak, seperti disitat Dailymail, sejak lahir pada 28 Oktober 1951, Ronni dan Donnie memiliki keterbatasan fisik yang sangat rumit.

Kembar siam Ron-Don sewaktu kecil. Foto: Dailymail.
Kembar siam Ron-Don sewaktu kecil. Foto: Dailymail.

Mereka punya dua kepala, empat tangan, empat kaki, dan punya organ dalam yang sempurna. Tetapi perut mereka seolah menjadi satu, karena menempel. Saluran cernanya pun berbagi satu sama lain. Alhasil, waktu dilahirkan, keduanya susah untuk dipisahkan dengan pembedahan.

Dokter berupaya keras memutar otak bagaimana memisahkan keduanya dengan aman. Tetapi, keduanya ternyata sulit dipisahkan, terlalu berisiko. Orangtuanya, Wesley dan Eileen kemudian memilih pasrah. Jadilah hidup mereka kemudian berhadap-hadapan sejak saat itu.

Keduanya lantas belajar berjalan di usia 2 tahun, di mana mereka belajar berkoordinasi satu dengan lainya. Dan hasilnya sangat baik, mereka bisa mengatur ritme dan koordinasi bergantian, baik untuk jalan maju dan mundur.

Untuk memudahkan sang anak, orangtuanya menyewa terapis okupasi untuk mengajarkan tugas sehari-hari, seperti memakai sandal atau sepatu, menggunakan toilet, hingga mandi.

Tumbuh dengan kesabaran ekstra

Sama seperti anak-anak lain kebanyakan, keduanya hidup normal. Bedanya, badan mereka berdempetan, sehingga keduanya harus selalu bersama-sama.

Sejak usia tiga tahun, keduanya sudah akrab di dunia sirkus. Orangtuanya bercerai, dan sang ayah memutuskan mengajak Ronnie dan Donnie untuk dipamerkan ke khalayak, demi mencari rezeki.

Keduanya terpaksa harus menjadi pemain sirkus karena beban tagihan medis saat Ronnie dan Donnie menghabiskan waktu dua tahun pertama di rumah sakit. Untuk membayar hutang sana-sini dan tekanan untuk membesarkan keluarganya, Wesley memutuskan untuk memasukkan keduanya di kelompo sirkus.

Karena dengan begitu, diharap keduanya memiliki karir yang menguntungkan. Keduanya, kala itu dipamerkan di sebuah trailer ber-AC, di mana penonton yang hendak menonton mereka, wajib membayar.

Lantaran unik, jadilah keduanya sukses menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Apalagi ada sembilan saudara lain yang mesti dibiayai sang ayah.

Kembar siam ini kemudian tumbuh dikelola oleh Ward Hall, impresario karnaval legendaris. Dalam pertunjukannya, mereka melakukan perjalanan keliling Kanada dan Amerika Serikat hingga sukses dalam tontonan Hall yang terkenal di dunia ‘World of Wonders’.

Ron-Don sewaktu di tempat sirkus. Foto: Dailymail.
Ron-Don sewaktu di tempat sirkus. Foto: Dailymail.

“Kami bersenang-senang ketika kami tumbuh dewasa,” kata Ronnie semasa hidup.

Menurut biografi Ward Hall, sang ibu memilih meninggalkannya usai bercerai. Kembar siam ini lalu dibesarkan oleh ayah mereka, dan ibu tiri mereka Mary.

Dihantam penyakit menahun

Pada tahun 2014, keduanya diganjar sebagai kembar siam tertua di dunia oleh Guiness Book World of Record. Ketika itu usia mereka 63 tahun.

Ketika itulah mereka merasa pencapaian tertinggi dalam hidup direngkuh. Sebab mereka melampaui Chang dan Eng Bunker, si kembar siam pertama yang dikenal di dunia.

Adik mereka, Jim Galyon, mengatakan kepada WHIO-TV bahwa keduanya sangat senang menjadi pasangan kembar siam tertua di dunia.

Ron dan Don. Foto: AP.
Ron dan Don. Foto: AP.

“Mereka adalah pahlawan keluarga, karena itu satu-satunya penghasilan kami. Mereka adalah pencari nafkah,” kata Jim disitat MLive.

Kata Jim, dahulu, Ronnie dan Donnie diperlakukan istimewa di Amerika Selatan dan Tengah. Mereka diperlakukan layaknya bintang rock.

Tetapi sebelum penobatan itu dilakukan, sebenarnya keduanya sudah jauh dari masa emas. Sebab sejak 2010 keduanya sudah dihantam sakit. Awalnya Ronnie kena pembekuan darah di paru, dan merembet ke Donnie.

Keduanya sendiri sudah pensiun dari dunia sirkus sejak 1991, dan hidup berdua sampai 2010. Ketika itu kondisinya memprihatinkan, sampai saudara-saudaranya mendorong mereka untuk tinggal bersama.

Kala itu kembar siam itu menolak menyusahkan orang lain, termasuk saudaranya sendiri. Sehingga memilih berdua saja. Pada 2010, ratusan relawan di komunitas Beavercreek tempat mereka tinggal lalu membantu memasukkan tambahan ke rumah Jim, sehingga mereka dapat memiliki tempat tinggal.

Manusia kembar siam tertua di dunia itu akhirnya dijemput ajal pada 4 Juli 2020 lalu. Ronnie dan Donnie meninggal setelah mengidap penyakit yang cukup lama, yakni pembekuan darah di paru-paru sejak 2009. Awalnya Ronnie yang mengalami sakit, namun tentu membuat Donnie juga terinfeksi dan keduanya lemah.

Selamat jalan Ron dan Don!

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
X
Close