Fit

Pesta rayakan New Normal, 15 orang tertular corona dalam semalam

Seorang wanita bersama 14 orang sahabatnya terpaksa harus dikarantina karena tertular corona bersamaan dalam satu malam, gara-gara New Normal.

15 orang ini terinfeksi saat menggelar pesta perayaan New Normal dihapuskannya lockdown di negaranya Florida Amerika Serikat.

Baca juga: Sekolah dibuka baru 15 hari, 1800 siswa langsung terinfeksi corona

Dilansir Miror, wanita yang nekat menggelar pesta di malam terakhir penghapusan lockdown itu mengaku menyesal karena ceroboh menganggap enteng masalah pandemi.

Erika Crisp mengatakan dia dinyatakan positif Covid-19 setelah merayakannya dengan sekelompok sahabat di Jacksonville, Florida.

Petugas kesehatan mengatakan ke 15 orang ini mengalami demam selama 8 hari, meski beberapa ada yang tak bergejala, namun 15 orang tersebut positif saat diperiksa.

Virus corona. Ilustrasi Pixabay
Virus corona. Ilustrasi Pixabay

Masyarakat menilai bahwa pemerintah terlalu cepat membuka sektor bisnis dan kuliner. Pub Irlandia Lynch, atau tempat para muda-mudi ini merayakan New Normal akhirnya ditutup.

Pemerintah juga meminta meminta orang-orang untuk memastikan mereka tetap berpegang pada aturan jarak sosial.

Pesta Bersulang
Pesta Bersulang Photo: Pixabay

Erika mengatakan bahwa dia dan teman-temannya awalnya sangat senang diizinkan keluar lagi setelah berminggu-minggu menjalani karantina diri.

Dia mengatakan umumnya antara teman-teman yang terjangkit corona adalah karena hubungan satu malam.

Erika mengatakan bahwa dia menyesal telah menggelar pesta, dirinya mengakui tak paham dan merasa bodoh. “Tidak terterpikirkan sama sekali kalau kami masih harus pakai masker. Kami sangat ceroboh,” ujarnya.

Ia mengira setellah pemerintah mecabut lockdown artinya kondisi sudah aman terkendali dan ia tak perlu gunakan masker.

“Negara membuka kembali dan mengatakan semua orang baik-baik saja, jadi kami mengambil keuntungan dari itu.”

Apalagi sepanjang pesta berlangsung, ia dan teman-temannya tidak menggunakan masker, sehingga berpotensi menular.

“Kita harusnya memakai masker. Tetap menjaga jarak sosial. Terlalu dini untuk membuka semuanya kembali,” ujar Erika.

Lebih dari 118.000 kematian akibat virus corona telah tercatat di AS sejak dimulainya pandemi. AS sejauh ini telah melihat 2,16 juta kasus dikonfirmasi karena corona covid-19.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close