Trending

Petinggi Taliban larang anggotanya rekreasi dan ambil foto selfie: Merusak status!

Sejak berkuasa penuh di Afghanistan mulai pertengahan Agustus lalu, Taliban dan para anggotanya menjadi sorotan dunia. Hal yang juga menarik perhatian adalah saat beredar foto dan video, di mana anggota Taliban asyik bersenang-senang, menaiki wahana permainan anak-anak, naik perahu angsa di sebuah danau dan lainnya dengan mengenakan sorban dan beberapa masih menggendong senjata.

Ternyata hal tersebut juga tak luput dari sorotan pemimpin senior Taliban, Mawlawi Mohammad Yaqoob. Kata dia, pejuang Taliban jangan melulu melakukan kegiatan rekreasi. Menurut laporan WSJ, Yaqoob yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan memberikan pesan tersebut melalui sebuah pidato baru-baru ini.

“Tetap pada tugas yang telah diberikan kepada Anda. Karena jika tidak, Anda merusak status kita, yang telah dibuat dengan darah para martir kita,” ujar Yaqoob dilansir dari The Week, Minggu 26 September 2021.

Lebih lanjut, Yaqoob dalam pidatonya juga menyinggung sejumlah anggota kelompok Taliban yang mengemudikan kendaraan terlalu cepat, mengenakan pakaian bergaya, termasuk memakai sepatu kets tinggi, yang mana hal-hal seperti itu tidak sesuai dengan gaya Taliban.

Anggota Taliban mengambil selfie. Foto: Independent
Anggota Taliban mengambil selfie. Foto: Independent

“Hal itu adalah perilaku para panglima perang dan gangster dari rezim boneka,” kata Yaqoob mengacu pada pemerintah Afghanistan sebelumnya yang didukung AS, yang baru-baru ini direbut Taliban.

Para prajurit juga dilaporkan diinstruksikan untuk setop mengambil banyak swafoto alias selfie, apalagi ketika mereka bertemu dengan petinggi-petinggi Taliban.

Yaqoob menjelaskan hal itu dilarang karena khawatir kalau-kalau foto-foto tersebut beredar di media sosial, maka bisa membocorkan lokasi dan aktivitas anggota senior Taliban, yang nantinya bisa membahayakan keamanan mereka.

Lebih jauh, Yaqoob juga mengatakan bahwa narsis dengan banyak mengambil foto selfie itu bukanlah hal yang bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat.

“Ini sangat tidak pantas karena semua orang mengambil ponsel dan mengambil foto di kementerian penting dan sensitif tanpa alasan apa pun. Bergaul dan mengambil foto dan video seperti itu tidak akan membantu Anda di dunia ini, dan juga di akhirat,” tegasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close