Hobi

Pilkada 2020 tetap jalan di tengah pandemi, dr. Tirta minta adil: Sepak bola juga dong

Dokter Tirta meminta adil, jika Pilkada serentak 2020 bisa jalan di tengah pandemi, maka seharusnya sepak bola Indonesia juga bisa.

Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada 2020 dilakukan serentak hari ini, Rabu 9 Desember 2020. Sebanyak 270 wilayah melangsungkan pesta demokrasi ini untuk memilih calon pemimpin dan wakilnya.

Pilkada serentak kali ini agak berbeda dengan Pilkada sebelum-sebelumnya yang pernah dilaksanakan. Hal ini lantaran pada Pilkada serentak 2020 ini, pemilihan dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Meski sudah menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya, pemilihan umum ini tetap menuai kontroversi lantaran digelar di tengah pandemi.

Banyak orang yang memprotes tetap digelarnya pemilu ini di tengah pandemi. Salah satu yang menyuarakan hal tersebut adalah dokter Tirta.

dr Tirta
dr. Tirta Photo: Instagram @dr Tirta

Dalam sebuah potongan video yang ia bagikan di akun Instagram miliknya pada Selasa malam 8 Desember kemarin, dr. Tirta memprotes atas diselenggarakannya pemilukada di tengah pandemi ini, namun hal serupa tidak berlaku sepak bola hingga saat ini.

“Ini Pilkada tetap jalan. Ya saya pengen adil juga, kalau Pilkada jalan, bal-balan (sepak bola) juga jalan dong, Liga 1, Liga 2,” kata dokter Tirta dalam video tersebut, dikutip pada Rabu 9 Desember 2020.

“Liverpool udah main juara EPL, masa di sini enggak main-main,” sambung dia.

Saat mendapat pertanyaan apakah ia tidak setuju dengan dilaksanakannya Pilkada di tengah pandemi, dokter Tirta menyinggung soal urgensi dan keadilan.

“Sekarang urgensinya di mana? Tapi kalau dipaksakan jalan (Pilkada 2020), oke. Tapi adil, bal-balan (sepak bola) juga jalan,” kata dokter Tirta lagi.

Nasib Liga 1

Hingga saat ini, nasib kompetisi utama sepak bola Indonesia, Liga 1 sendiri belum jelas. Terakhir beredar kabar yang menyebut bahwa Liga 1 akan digelar mulai Februari 2021. Namun, melansir Bola.com, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak menjelaskan secara detail tentang jadwal dan pelaksanaan kick-off kompetisi.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menilai keputusan menggelar kompetisi pada awal Februari 2021 merupakan rencana dari PSSI dan PT LIB. Namun, hal itu baru bisa terlaksana andai Kepolisian memberikan restu berupa izin keramaian dan pertandingan.

Logo PSSI. Foto: Suara.com
Logo PSSI. Foto: Suara.com

“Saat ini baru keinginan kami digelar Februari, diizinkan atau tidak kepolisian yang lebih tahu,” kata Mochamad Iriawan dikutip dari Bola.com pada 9 Desember 2020.

PSSI dan PT LIB juga mengaku sudah mengatur jadwal sedemikian rupa agar kompetisi Liga 1 tidak bentrok dengan jadwal sepak bola lain di tahun 2021, seperti Piala Dunia U-20 2021.

Ketidakjelasan nasib kompetisi ini tentu membawa kabar kurang enak buat klub-klub peserta. Pasalnya, mereka harus bersiap menghadapi kontrak para pemain yang bakal habis di penghujung tahun ini, sementara tidak tahu juga akan kejelasan kompetisi. Tentu pihak klub harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait hal tersebut.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close