Trending

Ada polisi bantu jebak Danu masuk TKP Tuti Amel? Sosoknya siapa ya

Perkembangan kasus pembunuhan Tuti Amel masih menjadi perhatian masyarakat lho. Salah satunya warganet penasaran soal sepupu Amel, Kamandanu atau Danu yang ngaku bersihin TKP kuras bak kamar mandi sampai ngerokok di TKP sehari setelah pembunuhan Tuti dan Amel. Muncul spekulasi ada oknum polisi jebak Danu masuk TKP.

Dalam pengakuannya, Danu mengatakan dia diperintah oleh polisi untuk datang ke TKP dan masuk ke rumah Tuti di Jalancagak. Di sana dia ngerokok dan belakangan polisi temukan DNA Danu pada puntung rokok.

Siapa polisi jebak Danu ke TKP

Belakangan pengakuan Danu yang ngerokok di TKP bersama dengan seorang polisi membuat pikiran warganet penasaran.

Kok bisa Danu dibolehkan masuk dan mengakses TKP pembunuhan. Kedua, siapa gerangan polisi yang mengajak dan meminta Danu masuk ke TKP sehingga dia terserat soal DNA puntung rokok di TKP.

Selain itu, muncul spekulasi apakah Danu diajak ke TKP dan meninggalkan jejak biometrik dan DNA itu merupakan skema menjebak Danu?

Adik Yosef, Mulyana bersama anaknya yang polisi Subang
Adik Yosef, Mulyana bersama anaknya yang polisi Subang. Facebook

Informasi soal Danu ini membuat pengguna Facebok di kolom komentar Facebook Yoris bertanya-tanya.

Ada akun yang kemudian merangkaian sejumlah spekulasi adanya skema menjebak Danu di TKP

Pertama, soal polisi, pengacara Yosef, Rohman Hidayat pernah mengungkapkan sejak peristiwa pembunuhan TuTi Amel terjadi, Yosef diakui berkonsultasi dengan keponakannya yang merupakan polisi di Subang.

Nah soal hal ini ada yang membawa narasi adik Yosef, Mulyana punya anak yang ternyata adalah polisi Subang. Kemudian narasinya di Facebook, apakah polisi yang merupakan keponakan Yosef ini terkait dengan mengajak Danu untuk mengakses TKP pada hari-hari awal pembunuhan.

Kan TKP pembunuhan sudah diamankan oleh garis polisi, kenapa Danu malah diminta masuk hanya untuk sekedar membetulkan listrik supaya nyala dan menguras bak mandi di TKP.

“Padahal Danu yang saat ini statusnya saksi yang ga boleh masuk TKP, bukan ahli listrik dll..? Mungkinkah ada skenario menjebak Danu .. yang dilakukan oleh Mr.X dengan pihak kepolisian setempat (polsek/polres)?” tulis komentar salah satu akun Facebook di kolom komentar Facebook Yoris, dikutip Rabu 13 Oktober 2021.

Belakangan soal temuan puntung rokok dengan DNA Danu, keponakan Amel itu mengaku sehari setelah pembunuhan Tuti dan Amel, Danu datang ke TKP diminta oleh polisi.

“Malam hari saat hujan Danu diminta membantu polisi membetulkan listrik di TKP padahal Danu bukan ahli listrik? Kunci rumah mendadak susah dibuka dari luar dan apakah Danu disuruh juga memegang gagang pintu rumah? Danu disuruh ikut mobil yang dimana mobil itu tempat ditemukan korban? Ada apa?” tanya warganet penasaran banget.

Untungnya, Danu mengaku banyak saksi kok yang mengetahui dia diajak polisi untuk mengakses TKP sehari setelah pembunuhan Tuti Amel.

“Alhamdulillah Danu kesana diantar sama teman-temannya setidaknya ada saksi untuk danu ketika dia disuruh masuk TKP (Police line)..,” tulis akun Facebook tersebut.

Nah spekulasi liar lainnya, ada yang mengaitkan antara pengakuan Danu masuk TKP dengan perintah Yosef pada hari pembunuhan untuk datang ke rumah Tuti.

Danu soal puntung rokok

Danu menceritakan sehari setelah pembunuhan Tuti Amel, Danu disamperin oleh polisi. Dia disuruh beli lampu dan kemudian datang ikut ke TKP bersama polisi.

Danu saat diwawancarai Poppy Amalya. Foto: Capture.
Danu saat diwawancarai Poppy Amalya. Foto: Capture.

Nah selain membantu pasang lampu, Danu juga membantu polisi masuk akses rumah Tuti Amel. Jadi polisi kan pegang kunci rumah Tuti Amel, tapi kok nggak bisa dibuka, terus Danu menunjukkan kepada polisi untuk masuk lewat akses belakang rumah.

“Kan setelah pasang lampu, sempat hujan jadi sempat ke pinggir, sama polisi saya juga sempat ngerokok. Polisi juga buang rokok itu. Rokok itu setelah kejadian. Jadi nggak kepikiran puntung rokok jadi barang bukti,” kata Danu dikutip dari Youtube Misteri Mbak Suci, Rabu 13 Oktober 2021.

Danu juga bercerita dia sempat masuk ke mobil Alphard almarhumah Tuti. Dia masuk ke mobil untuk membantu polisi, nah sayangnya Danu juga lupa dan nggak diingatkan pakai sarung tangan saat olah TKP tersebut.

“Awalnya Danu nggak mau ikut. Tapi nurut saja akhirnya. Polisi pakai sarung tangan, Danu enggak. Nggak kepikiran,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close