Hobi

Nekat mudik tak bakal tembus, ternyata polisi siapkan ratusan barikade di wilayah ini

Larangan mudik hingga kini masih bersifat kontroversial atas perbedaan narasi antar lembaga pemerintah. Pihak polisi sendiri sebagai penanggung jawab teknisnya, akan melakukan barikade untuk menjaga mudik yang nekat dengan siapkan ratusan jaga.

Sebelumnya Menko PMK, Muhadjir Effendy sendiri telah mengeluarkan keputusan larangan mudik untuk tahun ini. “Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” ungkapnya.

Menyikapi keputusan tersebut, Kementerian PMK sendiri telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kemenhub dalam menerapkan kebijakan dan keputusan larangan tersebut kepada masyarakat.

Mudik lebaran
Kemacetan di jalur mudi tol Foto: ist

Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan membuat barikade di banyak titik. Kepolisian bersama Kemenhub sendiri telah membuat mapping ratusan titik barikade penjagaan untuk pemudik yang nekat melakukan perjalanan.

Polisi siapkan penjagaan larangan mudik

Untuk mengantisipasi bobolnya kebijakan yang diterapkan pemerintah tersebut, Kepolisian akan membuat beberapa barikade titik penjagaan bagi pemudik yang nekat. Jumlahnya sendiri tersebar di beberapa wilayah yang menjadi tujuan dari pemudik.

 “Kita akan sebar 333 titik penjagaan terutama dari Jakarta menuju wilayah di Jabar dan Jateng. Penjagaan akan dilakukan di jalur told an jalur arteri, baik jalan pantura jalur tengah jalur selatan hingga Jawa tengah aka nada penyekatan penjagaan,” jelas Kakorlantas Polri, Irjen Istiono.

Dalam penerapannya, petugas akan terus berjaga dan melakukan penyekatan di banyak titik menuju daerah. Jika nanti ditemukan ada pemudik yang akan melakukan perjalanan, maka petugas akan meminta pengemudi putar balik menuju Jakarta.

llustrasi mudik dicegat polisi
llustrasi mudik dicegat polisi. Foto: Instagram @maisyavenus891

Langkah ini akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian meski hingga kini belum diinformasikan penerapan barikade penjagaan bagi pemudik tersebut akan mulai dilakukan. Namun demikian, pemudik di ibu kota tentu harus mengindahkan keputusan pemerintah terkait larangan mudik.

Presiden Jokowi akhirnya mengeluarkan larangan mudik bagi masyarakat umum, setelah sebelumnya melarang para pegawai negeri sipil dan instansi pemerintah lainnya untuk tidak mudik. Larangan mudik tersebut di keluarkan untuk mencegah penyebaran virus Corona yang tengah mewabah saat ini dan berdampak kurangi kecelakaan.

“Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” kata Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet terbatas, Selasa 21 April 2020.

Meski larangan tersebut, tentu bukan kebijakan yang populis bagi masyarakat umum yang telah terbiasa melakukan budaya mudik menjelang hari raya Idul Fitir 1441 hijriah nanti. Pelarangan mudik sendiri di sisi lain akan berdampak pada menurunnya angka kecelakaan yang selalu terjadi di saat musim mudik tiba.

Ilustrasi mudik dicegat polisi
Ilustrasi mudik dicegat polisi. Foto: Instagram @depokupdates

Penurunan angka kecelakaan sendiri tentu akan menyelematkan banyak nyawa manusia, meski setiap tahunnya aparatur pemerintah melalui Korlantas terus menekan dampak dari risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya saat arus mudik berlangsung.

Dengan adanya larangan mudik tahun ini sendiri, angka kecelakaan akan semakin sedikit di jalan raya dan tentunya tak banyak nyawa melayang akibat risiko kecelakaan saat mudik.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close