Trending

Polisi tak bisa tangkap Munarman karena beking kuat di belakangnya?

Nama eks Sekretaris FPI Munarman terus disorot publik usai video kehadirannya dalam pembaiatan ISIS pada 2015 lalu tersebar. Sosok kontroversial itu lantas banyak dipertanyakan orang, mengapa Polisi belum juga tangkap Munarman.

Apalagi bukti-bukti kuat keterlibatan Munarman waktu pembaiatan di Makassar itu dianggap sudah sangatlah kuat. Di mana proses pembaiatan itu kemudian menghasilkan para pelaku serangan ke gereja katedral, mulai di Filipina, sampai yang kemarin terjadi di Makassar.

Dan dari hasil penangkapan puluhan orang di Villa Makassar, di mana 19 di antaranya merupakan anggota FPI aktif, disebutlah nama Munarman sebagai ideolog yang hadir di acara pembaiatan itu.

Munarman belakangan membantah. Dia bilang dirinya hanya sebagai undangan dan tidak ada pembaiatan di sana. Tetapi kemudian beredar video yang membuktikan ada Munarman di dalam acara yang dihadiri 300 orang itu. Inilah yang membuat dia makin terpojok.

Munarman. Foto: Reqnews.
Munarman. Foto: Reqnews.

Semakin gencarnya penangkapan di mana-mana, nama Munarman terus disebut sebagai orang yang memberikan doktrin di acara pembaiatan itu.

Munarman manfaatkan Habib Rizieq

Menurut pengamat sosial media Denny Zulfikar Siregar, Munarman adalah salah satu tokoh sentral di FPI. Dia lah yang membangun laskar jihad di sana dengan tugas melindungi Habib Rizieq Shihab yang didaulat sebagai imam besar mereka.

Dan Munarman sebagai panglimanya. “Munarman juga lah operator sebenarnya di ormas itu. Sedangkan Rizieq hanyalah simbol yang dia manfaatkan untuk menguasai FPI karena kultur banyak muslim di Indonesia yang hormat pada keluarga Nabi,” kata Denny dikutip, Selasa 13 April 2021.

Gencarnya pemberitaan Munarman soal kehadirannya di pembaiatan ISIS, dan pengakuan sejumlah orang yang ditangkap terkait aksi teror membuat namanya kian terpojok. Kata Denny, hal ini pula yang membuatnya mau enggak mau harus keluar kandang.

Sebab bahaya jika opini terus berkembang liar dan dia tidak bisa membantah. “Maka hadirlah Munarman di acara Mata Najwa. Yang ternyata jadi blunder baru buat dia. Karena terpojok dan berusaha membentengi diri dari setiap tuduhan, termasuk karena paranoid dikuntit Polisi 24 jam. Meledaklah emosi Munarman di acara Mata Najwa yang banyak ditonton orang itu.”

Dan dari wawancara itu Denny melihat sebenarnya Munarman ingin memakai acara Mata Najwa itu sebagai bagian dari propaganda, bahwa dia tidak bersalah.

“Tetapi ternyata dia salah. Munarman malah terlihat panik dan seperti orang yang takut masuk penjara.”

Kenapa Polisi belum tangkap juga Munarman

Atas sejumlah hal di atas, banyak pihak kemudian mempertanyakan mengapa Munarman belum juga di tangkap Polisi. Dan tidak tertangkapnya Munarman akhirnya membuat banyak orang berpersepsi liar bahwa Munarman adalah The Untouchables alias tidak bisa dijangkau.

Ilustrasi intelijen. Foto: Ist.
Ilustrasi intelijen. Foto: Ist.

Ya, kata Denny, banyak yang menyebut Munarman belum juga di tangkap Polisi karena ada beking yang sangat kuat di belakangnya.

“Ada juga yang mengembangkan teori konspirasi, kalau Munarman sebenarnya agen ganda untuk menunjukkan orang-orang radikal di dalam tubuh FPI dan sebagai mata Polisi di dalam tubuh Polisi. Saya sendiri kurang setuju sih dengan teori itu,” tutur dia.

Dia berkeyakinan belum tertangkapnya Munarman karena Polisi sangat hati-hati dan terus mengumpulkan bukti. Sebab bagaimana pun Indonesia ini bukan seperti Singapura.

Di mana siapa saja yang dicurigai terlibat kerusuhan bisa langsung ditangkap. Di Indonesia yang menganut demokrasi tergantung pada pembuktian yang kuat sebelum ditangkap. Kalau ditangkap tanpa bukti kuat bisa-bisa nanti situasi berbalik.

“Saya yakin enggak lama lagi Munarman akan ditangkap dan saya masih percaya pada Kepolisian RI,” katanya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close