News

Polisi ungkap siasat Habib Bahar saat mau ditangkap, hisap rokok cuma modus

Saat akan ditangkap, penceramah Habib Bahar bin Smith sempat meminta waktu untuk merokok sebatang. Hal itu dia sampaikan kepada Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi, di pondok pesantrennya, di Kemang, Bogor.

Habib Bahar kembali ditangkap pada Selasa dinihari, sekira pukul 02.00, dengan melibatkan banyak personel polisi.

Baca Juga: Lebih pilih ‘makasih’ ke Habib Rizieq, Habib Bahar ogah disebut bebas asimilasi

Menurut Benny, permintaan merokok yang disampaikan Habib Bahar sebenarnya sekadar akal-akalan saja. Izin merokok, kata dia, hanya jadi alasan Bahar untuk mengumpulkan kekuatan. Sebab dia terus mengulur waktu untuk mendatangkan massa yang lebih besar.

Habib Bahar ditangkap kembali Foto:Antara/Agung Rajasa
Habib Bahar ditangkap kembali Foto:Antara/Agung Rajasa

“Terkait kejadian dia (Bahar Smith) mau ngerokok dulu, sudah mau ketemu istri, ambil pakaian, itu modus mengulur waktu untuk mengumpulkan massa,” kata Benny disitat Suara, Selasa 19 Mei 2020.

Bahkan, dalam sebuah percakapan, Bahar sempat meminta Benny untuk masuk ke dalam merokok bersama. Padahal kata dia, hal itu bagian dari upaya memancing polisi untuk membuat sudut pandang yang berbeda.

“Prinsipnya ajak ngerokok itu, itu modus dia. Kan dia sengaja memancing polisi untuk masuk ke dalam tempat ibadah, begitu. Jadi dijebaklah. Kita kan berseragam semua, kita enggak mau masuk ke tempat ibadah karena kita menghargai kan,” ujar Benny.

Walau demikian, kata Benny, kepolisian tetap mengedepankan pendekatan secara persuasif saat menghadapi siasat Bahar Smith tersebut. Hal itu dilakukan agar tak terjadi gesekan.

Habib Bahar Smith saat jalani persidangan
Habib Bahar Smith saat jalani persidangan. Foto Instagram @gakur1975

“Nah jadi kita kan menghargai lah orang sedang di dalam tempat ibadah, polisi kan sesuai aturan enggak bisa masuk. Makanya kita komunikasi kan untuk di luar. Sengaja kita persuasif karena bulan Ramadan juga supaya tidak ada gesekan.”

Obrolan Bahar dan polisi

Sekadar diketahui Bahar dijemput oleh tim dari Direktorat Kamtib Ditjen PAS dibantu Brimob Polda Jawa Barat pada Selasa dini hari, sekira pukul 02.00 WIB, di kediamannya.

Habib Bahar Smith ditangkap untuk dijebloskan kembali ke tahanan lantaran dinilai tidak mematuhi program asimilasi Kementerian Hukum dan HAM yang dijalaninya usai bebas dari penjara.

Saat dijemput, Bahar Smith sempat berdebat dengan Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi. Bahar Smith meminta diizinkan untuk menghisap sebatang rokok terlebih dahulu sebelum ikut bersama anggota ke lapas Gunung Sindur.

“Saya dengan tim karena dikejar waktu, silakan bapak ikut dengan kami,” kata AKP Benny.

“Iya, saya ngerokok dulu sebatang,” sahut Habib Bahar yang dikawal banyak santrinya.

“Diminta dengan hormat,” sahut Benny lagi.

“Iya saya juga, saya mau menyerahkan diri. Saya ikut ke atas. Saya enggak bakal kabur, ini pengacara saya. Saya enggak bakal lari,” kata Bahar bin Smith lagi.

Habib Bahar bin Smith. Foto: Antara.
Habib Bahar bin Smith. Foto: Antara.

“Bapak ikut saya ke dalam, ngerokok dengan saya, siapin mobilnya bapak di sini, pergi sama saya bareng. Saya yang jamin,” panjang permintaan Bahar kepada AKP Benny.

“Saya yang bertanggung jawab di lapangan penuh, saya hargai habib, karena saya sudah sama-sama kenal. Sama-sama saudara,” kata Benny.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close