Trending

PPKM pakai level 4, rakyat mulai teriak: Pelan-pelan kami mati

Pemerintah baru saja mencabut pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, namun menerapkan PPKM level 4. Sayangnya peneraan PPKM Level 4 tersebut langsung mendapat teriakan dari rakyat yang memastikan pelan-pelan kami mati.

Kebijakan PPKM darurat yang sebelumnya diberlakukan, dinilai menjadi salah satu cikal atas matinya perekonomian yang dirasakan masyarakat khususnya para pedagang dan pelaku yang terimbas adanya PPKM darurat.

Diberlakukannya darurat PPKM sendiri membuat beberapa masyarakat tidak mampu bertahan di tengah kondisi sulit seperti saat ini. Diantaranya penutupan jalan yang membuat para rakyat merasakan dampak langsung.

Bagi para pedagang khususnya, penertiban dan pembatasan jam yang diberlakukan membuat kerugian yang sangat besar. Sedangkan para pedagang mengaku tetap harus membayar sewa tempat tanpa ada keringanan di tengah kondisi sulit seperti ini.

Kawal PPKM Darurat TNI terjunkan tank panser. Foto: Suara
Kawal PPKM Darurat TNI terjunkan tank panser. Foto: Suara

Pemberlakuan PPKM Level 4 rakyat pelan-pelan mati

Di tengah perpanjangan PPKM dengan level 4 yang diberlakukan pemerintah, dibarengi dengan tuntutan masyarakat khususnya warga Bandung yang turun ke jalan menuntut pemerintah Provinsi untuk memberikan solusi atas kondisi perekonomian yang dialami banyak masyarakat.

Ratusan orang menggelar aksi demonstrasi menolak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Bandung, Rabu 21 Juli 2021. Massa yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, ojek online, dan pedagang menggelar aksi tolak PPKM tersebut di Balai Kota, Bandung.

Pengawasan PPKM di Grobogan
Pengawasan PPKM di Grobogan. Foto Instagram @kodimpurwodadi

Mereka menilai pemberlakuan PPKM yang dilakukan mulai dari pusat hingga daerah dianggap tidak berdampak terhadap pengendalian Covid-19 dan malah menyengsarakan masyarakat. Dalam aksi tersebut warga Bandung juga membawa poster yang mewakili suara masyarakat.

Poster yang dibawa para demonstran yakni “Pelan-pelan kita mati”.

Banyak para rakyat yang mengaku sangat kesulitan ekonomi bahkan untuk bertahan di tengah ketatnya PPKM darurat yang diberlakukan pemerintah. Bahkan diakui para demonstran penutupan jalanan berdampak pada putusnya perekonomian para pedagang hingga tak bisa memberikan nafkah keluarga.

Pengawasan PPKM di Grobogan
Foto Instagram @kodimpurwodadi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah mengeluarkan Instruksi terbaru yang tertuang di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021. Yaitu tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 (empat) Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Jawa dan Bali. 

Instruksi diberikan secara khusus kepada Gubernur dan Bupati serta Walikota, di mana instruksi khusus diberikan kepada beberapa Kepala Daerah di Jawa Bali.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close