Hobi

PPnBM 100 persen berakhir, Suzuki teriak soal penjualan mobil

Pemerintah resmi stop insentif Ppnbm 100 persen untuk industri otomotif nasional. Langkah tersebut langsung mendapat respon produsen Suzuki yang teriak mengenai hasil dari insentif PPnBM 100 persen yang telah dijalankan pemerintah.

Keputusan tersebut tertuang dalam regulasi peraturan terbaru Menteri Keuangan Nomor 77 Tahun 2021 disebutkna bahwa masa PpnBM 100 persen telah elesai atau rampung sampai 31 Agustus 2021.

Muslima Fest

“Bahwa Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021 belum dapat menampung kebutuhan penyesuaian kebijakan di bidang perpajakan sebagaimana guna mendorong dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional, perlu dilakukan penyesuaian kebijakan sehingga perlu diubah,” demikian bunya Peraturan Kemenkeu, yang dirilis Rabu 1 September 2021.

Eksor Suzuki Ertiga
Eksor Suzuki Ertiga Foto: Doc Suzuki

Dengan munculnya peraturan terbaru terkait insentif Ppnbm terbaru, maka penyerahan kendaraan bermotor tertentu yang dianggung pemerintah mulai 1 september 2021 hingga Desember 2021, dengan insentif yang diberikan sebesar 25 persen.

Suzuki sebut penjualan mobil naik 46,2 persen atas PPnBM 100 persen

Salah satu produsen yang sangat menyayangkan insentif PpnBM 100 persen yang tidak bisa dilanjutkan yakni Suzuki yang berharap jika pemerintah bisa memperpanjang pemberian insentif PpnBM 100 persen kepada industri otomotif nasional.

“Kalau perpanjangan Ppnbm 100 persen kembali dilakukan tentu kami sangat mendukung karena hal tersebut menjadi salah satu faktor yang sangat mendorong penjualan industri otomotif saat ini,” jelas Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales kepada Hops.id, Rabu 1 September 2021.

Disebutkan Donny, jika pemberian insentif Ppnbm 100 persen dari pemerintah mampu meningkatkan penjualan dan memberikan trend penjualan mobil Suzuki sejak mendapat relaksasi Ppnbm sangat positif.

Mobil Suzuki Racikan dalam negeri
Mobil Suzuki Racikan dalam negeri Foto: Suzuki

Berdasarkan data resmi penjualan mobil Suzuki penjualan mobil baik model Passenger maupun commercial car di semester pertama 2021 mengalami peningkatan sebesar 46,2 persen jika dibandingkan semester pertama 2020.

Sedangkan demand model Suzuki diklaim tak hanya disumbangkan oleh mobil yang mendapatkan insentif Ppnbm saja. Model lain juda disebut terdongkrak penjualannya sejak diberlakukan pemberian insentif PpnBM seperti commercial car new carry pikap, sehingga model tersebut menjadi fokus Suzuki.

Meski demikian, Suzuki sendiri mengungkap jika akan tetap mendukung apapun yang menjadi keputusan pemerintah saat ini utamanya terkait insentif PPnBM.

Suzuki Jimny akan produksi di India
Suzuki Jimny akan produksi di India Foto: antara

“Apapun keputusan pemerintah akan tetap kami akan mengikuti,” tegas Donny.

Insentif PPnBM dorong Suzuki Ertiga dan XL7 produksi di Indonesia

Adanya insentif pajak yang diberikan pemerintah untuk industri otomotif nasional, rupanya dinilai positif oleh Suzuki Motor Corps, yang langsung menyambut langkah pemerintah melalui rencana adanya investasi yang dilakukan Suzuki di Indonesia.

Pemerintah yang telah memberikan insentif PPnBM langsung dibalas Suzuki dengan melakukan investasi sebesar Rp1,2 triliun untuk Indonesia.

Suzuki Baleno
Suzuki Baleno Foto: Dok Suzuki

Investasi tersebut nantinya akan digunakan Suzuki Motor Corps, dengan melakukan produksi mobil Ertiga dan XL7 hybrid yang diproduksi di fasilitas pabrik Suzuki di Indonesia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close