Trending

Soal acara hajatan lurah, anggota DPRD Depok:’Lurah jangan yang mboten-mboten aja!’

Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman angkat bicara saat mengetahui viral video acara hajatan pernikahan anak Lurah Pancoran Mas yang tersebar di media sosial, Sabtu (3/7/2021). Ikra tak hanya mengkritisi seputar adanya hiburan tarian dan nyanyian yang tak memedulikan protokol kesehatan tapi juga heran dengan masih adanya sistem makan prasmanan di acara hajatan lurah tersebut.

Kepada Hops.id, Ikra menuturkan, hal yang luput dari pengamatan banyak orang adalah masih adanya gubug-gubugan yang biasa ditemui di acara hajatan. Padahal sesuai aturan PPKM darurat maupun peraturan yang dibuat oleh Pemkot Depok, saat hajatan tidak boleh ada makanan prasmanan.

Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman. Foto: DPRD Depok
Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman. Foto: DPRD Depok

“Mungkin banyak yang luput memperhatikan, itu ada gubug-gubugan, ini bagaimana? Jelas-jelas diatur bahwa tidak boleh ada makan prasmanan di acara hajatan. Makan ditaruh di nasi kotak dan dibawa pulang. Selesai. Masak kayak gini tak diperhatikan satgas dan juga camat? Lurah jangan yang mboten-mboten aja deh,” papar Ikra, Sabtu (3/7/2021).

Dirinya meragukan pengawasan yang dilakukan oleh Satgas, Camat dan sgenap pihak terkait.”Pengawasan seperti apa? Lha wong ini ada makan prasmanan saja dibiarkan. Ini kan berarti sejak awal sudah direncanakan kan kalau dia mau gelar acara begini, ada kumpul-kumpul, ada makan bersama,” tutur Ikra yang merupakan alumni Universitas Indonesia ini.

Dirinya juga meminta penetapan sanksi yang tegas untuk Lurah Pancoran Mas yang telah menggelar hajatan tanpa memedulikan protokol kesehatan. “Jangan hanya Habib Rizieq Shihab saja yang dihukum karena menggelar acara pernikahan putrinya. Yang seperti ini juga harus mendapatkan hukuman yang sama. Hukum harus berlaku adil sama rata sama rasa,” tegas Ikra.

Satgas Covid-19 IDI angkat bicara

Viralnya video hajatan lurah ini di media sosial salah satunya twitter membuat Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban angkat bicara. Dalam akun twitternya @ProfesorZubairi, dia mencuit “Meski boleh, apakah menggelar atau menghadiri acara pernikahan sungguh diperlukan? Hari ini, kasus Covid-19 mencapai 27.913 yang merupakan rekor. Jangan Anda mengeluhkan situasi pandemi terus tapi masih bisa mengadakan pesta. Itu benar-benar anomali,” ujar Zubairi yang aktif berbicara di twitter ini.

Ketua Satgas Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban. Foto: Twitter @ProfesorZubairi
Ketua Satgas Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban. Foto: Twitter @ProfesorZubairi

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close