Fit

Pria ini bersihkan uang kertas Rp600 juta di mesin cuci, hasilnya bikin syok

Pandemi corona covid-19 masih menjadi perhatian serius di berbagai negara. Salah satu pencegahannya adalah menghindari kontak langsung dengan pasien positif.

Uang disebut-sebut sebagai ‘agen’ penularan covid-19 yang cukup efektif. Sebuah penelitian menyebut virus corona covid-19 bisa bertahan di uang kertas hingga beberapa hari. Karena itu sepanjang pandemi tidak sedikit orang yang melakukan aksi mencuci uang dengan hans sanitize atau bahkan air dan sabun.

Baca juga: Tak perlu kerja, ratusan pria jual spermanya untuk dapatkan uang

Begitu pula yang dilakukan pria asal Korea Selatan. Niat ingin cegah corona dengan mencuci uang kertasnya di mesin cuci, malah mendapatkan hasil yang bikin syok.

Dilansir laman World of buzz, Pria Korea yang dirahasiakan namanya itu mengaku mencuci setumpuk uang kertas miliknya di mesin cuci. Pasca itu ia mengalami kerugian besar karena ternyata uang yang ia cuci tersebut malah rusak dan berubah menjadi serpihan.

Mirisnya, dengan kondisi panik, pria malang itu mencoba menukarkan uangnya yang hancur ke Bank Korea, namun gagal. Hal itu terjadi karena pihak bank sudah tidak bisa mendeteksi nominal dari yang rusak.

Uang kertas hancur tercuci
Uang kertas hancur tercuci Photo: Istimewa

Seperti dilansir AP News uang kertas berjumlah 50,000 won (sekitar Rp611 juta), dan sayangnya hanya terdeteksi tak sampai Rp5 juta.

Untungnya, Bank Korea menukar sebagian uang kertas dengan yang baru, tepatnya senilai 23 juta won dari uang kertas baru. Itu sekitar Rp283 juta.

Tapi berapa banyak uang kertas won yang dimasukkan orang ini ke mesin cuci?

Nah, menurut Seo Jee Woun, pejabat bank yang menangani kasus unik, Bank Korea menukar 507 uang kertas pecahan 50.000 won dengan nilai separuh terhadap kerusakan. Uang kertas lain dari Eom tidak dapat ditukar karena kerusakannya terlalu besar.

Jee Woun mengatakan bahwa bahkan dia tidak tahu berapa banyak uang yang orang coba ‘bersihkan’ karena pejabat bank tidak menghitung jumlah tagihan yang tidak dapat ditukar. Dia juga mengatakan kehilangan cukup besar.

Mirisnya lagi, pria tersebut mengatakan bahwa uang yang rusak itu tak sepenuhnya miliknya. Ia mengatakan bahwa uang itu adalah uang belasungkawa yang diberikan oleh saudara, teman, dan lainnya selama pemakaman keluarga. Hal itu sungguh membuatnya Syok.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close