News

Protes anak John Kei lihat wajah papanya jontor babak belur: Merah, bengkak!

Minggu malam, 21 Juni 2020 adalah hari yang paling menyesakkan dada Melan Refra. Hati putri dedengkot preman ibu kota, John Kei, itu seakan remuk, melihat wajah papanya babak belur kala disergap polisi.

Padahal dari pengakuannya, John Kei bersama sejumlah anak buahnya ketika itu tidak melakukan perlawanan. Sambil tangan menengadang ke langit, pentolan Angkatan Muda Kei (Amkei) itu menyerah.

Baca Juga: Kisah Basri Sangaji di balik tangan kiri John Kei yang cacat seumur hidup

Detik-detik mencekam itu diceritakan Melan saat mengunjungi papanya di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.

Disitat Pojoksatu, Minggu 28 Juni 2020, saat penggerebekan, aparat melesatkan rentetan senjata api. Aparat kemudian menggedor pintu rumah. Ketika itu John Kei langsung keluar untuk memeriksa keadaan.

Kelompok John Kei di Polda Metro Jaya
Kelompok John Kei di Polda Metro Jaya. Foto Instagram @humas.pmj

Alhasil, penangkapan pun dilakukan di rumahnya, di Jalan Titian Indah Utana X, Bekasi, Jawa Barat. Namun, ketika itu Melan mengaku sedih, tatkala melihat kondisi ayahnya John Kei yang babak belur mengalami luka saat ditangkap.

“Saya melihat muka Papa seperti habis dipukul. Merah. Terus agak bengkak di kepala, di jidatnya,” kata Melan Refra.

Atas aksi yang tidak mengenakkan yang menimpanya, John Kei, kata Melan, sempat memprotes perlakuan polisi.

“Saat ditodong pistol, Papaku angkat tangan, tidak ada perlawanan. Di sebelahnya itu adikku. Adikku juga tidak ada perlawanan,” ceritanya lagi.

Dengan wajah babak belur, tangan John Kei kemudian diborgol. Dia lalu didudukkan di ruang tamu. Sementara anak buah John Kei yang saat penggerebekan berada di sekitar rumah sudah lebih dahulu dilumpuhkan. Mereka telungkup di teras dengan tangan diborgol ke bagian belakang tubuh.

“Saya lihat sendiri Papa diborgol,” katanya lagi.

Membuka kedekatan John Kei dan Nus Kei

Sebelum terlibat prahara dengan Nus Kei, ayahnya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan pamannya itu. Tetapi, kata dia, semua berubah merenggang sejak beberapa tahun lalu, ketika John Kei masih meringkuk di penjara.

Melan memilih tak bercerita urusan papanya dengan Nus Kei. Karena dia tak mau ambil pusing.

“Pokoknya yang saya tahu dulu Opa Nus dekat sama kami sekeluarga, entah kenapa saya kurang paham masalah papa dengan Opa Nus tapi saya merasa memang sudah agak melonggar semenjak sekitar dua tiga tahun papa di Nusakambangan,” ucapnya disitat Tagar.

John Kei (kiri)
John Kei (kiri). Foto Instagram @yokohan87

Melan juga mengaku jika dirinya tidak mengetahui permasalahan lahan yang diduga menjadi penyebab perseteruan antara John Kei dengan pamannya Nus Kei.

“Untuk mediasinya saya enggak tau deh, kan saya enggak ambil pusing masalah kayak gesekan-gesekan gitu. Yang saya tahu papa sama Opa Nus agak menjauh, tetapi papa selalu ingatkan walaupun jauh tapi kita tetap harus menghormati,” tuturnya.

“Waktu itu pun Opa Nus pernah pindah rumah dari Tytian ke Bintara aku masih tetep jalin silaturahmi, sering ke rumah Opa Nus, ngobrol-ngobrol,” kata Melan melanjutkan.

Melan pun mengaku siap melakukan pertemuan mediasi dengan Nus Kei untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Dari pihak keluarga, damai itu memang selalu damai. Dari dulu saya enggak pernah merasa tidak berdamai sama mereka sih, jadi mau ngomong damai atau tidak memang rasanya berdamai terus. Saya bersedia untuk bertemu (Nus Kei), waktu itu juga sempat ketemu biasa-biasa saja,” ucap dia.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close