Lifestyle

Punya mobil tapi rumahnya ditempel stiker miskin, maunya apa sih?

Baru-baru ini, media sosial diramaikan video yang menampilkan rumah mewah ditempel stiker miskin atau keluarga prasejahtera. Padahal kediaman tersebut terlihat besar dan mewah. Bahkan ada satu unit mobil berkelir putih terparkir di garasi.

Dikutip dari akun Instagram @viralterkini99, Sabtu 23 Mei 2020, terlihat pria berkaos hitam sedang merekatkan stiker kuning-putih di dinding teras rumah. Kendati tak terlihat jelas seutuhnya, namun di bagian tengah tertulis keterangan ‘miskin’ yang dicetak tebal dengan huruf kapital.

Baca juga: Satpol PP yang dipukul Habib Umar ‘menang banyak’ setelah minta maaf

Sementara saat proses perekatan stiker, terlihat banyak warga lain yang berkerumun dan mencoba berdialog dengan pemilik rumah. Sayangnya, tak terdengar jelas kalimat apa yang mereka sampaikan. Meski begitu, sama-samar salah seorang warga mengatakan bahwa dengan melepas tempelan tersebut, maka status miskinnya bakal dicabut. Boleh jadi itu adalah permohonan.

Pria menempel stiker miskin. Foto: Instagram

“Salah satu rumah warga yang berada di desa Bulumanis Kidul, Kec. Margoyoso, Kab. Pati, Jawa Tengah. Kini ditempeli stiker keluarga ‘MISKIN’ oleh petugas dari desa setempat. Apakah di desa kalian juga ada yang seperti ini?” tulis akun tersebut, dikutip Sabtu 23 Mei 2020.

Pemandangan itu tentu membuat hati kita miris. Sebab, jika diamati baik-baik, rumah yang ditempel stiker tersebut jauh dari kesan miskin. Hal itu bisa terlihat dari ukurannya yang besar, ubin yang dikeramik, serta dinding yang berupa tembok permanen lengkap dengan laburan cat jingga di permukaan luarnya.

Selain itu, mobil Honda Brio yang terparkir di halaman semakin memperkuat keyakinan bahwa keluarga tersebut sejatinya berstatus mampu atau minimal berkecukupan.

Ada mobil di rumah berstiker miskin. Foto: Instagram

Sayangnya, rumah tersebut tetap ditempel stiker miskin yang seharusnya ditujukan warga yang berhak menerima bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Hingga berita ini dimuat, video itu sudah puluhan ribu kali diputar warganet dan menerima hampir seribu  komentar. Kebanyakan dari mereka merasa bingung, mengapa penghuni rumah sebagus itu bisa dikategorikan sebagai keluarga tidak mampu.

“Biarin ajalah, entar juga pasti ada balasannya. Banyak orang yang kurang mampu tapi memilih diam, kenapa? Karena mereka takut kalau bersuara bakal ditentang sama orang mampu,” tulis @fgilangous20.

“Ini maksudnya sarkas atau bagaimana? Kalau beneran, masa itu ada mobil diparkir, rumahnya bagus, bisa-bisanya dapet bantuan keluarga miskin,” kata @faisal.kocai.

“Beneran miskin, tapi miskin akhlak,” komentar @bagjakertajaya. (Jalaludin Rumi)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close