Hot

Terkuak! Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet dibantu oknum TNI, dr Tirta: Paling juga jadi duta karantina

Dokter Tirta Mandira Hudhi memberikan tanggapan soal selebgram Rachel Vennya yang ternyata kabur karantina dari Wisma Atlet Pademangan Jakarta setelah pulang dari Amerika Serikat. Selebgram dua anak itu seharusnya menjalani karantina selama 8 hari setelah bepergian dari luar negeri.

Namun, Rachel hanya menjalani karantina selama beberapa hari saja sebelum akhirnya kabur. Kabar Rachel Vennya tak menjalani aturan karantina itu dibenarkan oleh Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS. Atas perbuatan tersebut, Rachel Vennya terancam hukuman satu tahun penjara dan denda Rp100 juta. Lantas, bagaimana tanggapan dokter Tirta melihat Rachel Vennya berhasil kabur dari karantina di Wisma Atlet? Simak ulasan berikut.

Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS akhirnya menemukan fakta baru terkait kabar Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet. Kata Herwin, Rachel memang kabur dari karantina dibantu oleh seorang oknum TNI petugas karantina di Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS.

“Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial FS, yang telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri,” kata Herwin melansir Suara pada Kamis (14/10/21).

Rachel Vennya dan Salim Nauderer. Foto: Instagram @rachelvennya
Rachel Vennya dan Salim Nauderer. Foto: Instagram @rachelvennya

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal ini. Diketahui, Rachel Vennya seharusnya tidak ditempatkan di Wisma Atlet Pademangan Jakarta yang dibiayai pemerintah. Hal itu karena berdasarkan Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021 yang menyatakan bahwa pihak-pihak yang berhak menerima fasilitas reptriasi karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar, atau mahaisiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri atau pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri.

“Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Kodam Jaya tak hanya memeriksa oknum TNI berinisial FS tapi juga akan melakukan penyelidikan terhadap tenaga kesehatan, tenaga pengamanan, dan penyelenggara karantina lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar pihaknya mendapat hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi. Sesuai dengan SE Satgas Covid-19 Nomor 18/2021 yang mana bahwa tamu/warga yang baru datang dari Luar Negri wajib melaksanakan karantina selama 8×24 jam.

Atas perbuatan itu, Rachel Vennya terjerat Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan dan terancam pidana penjara maksimal 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp100 juta.

Tanggapan dokter Tirta

Kaburnya Rachel Vennya dari karantina Wisma Atlet pun ramai diperbincangkan jagat Twitter. Nama kekasih Salim Nauderer tersebut pun terdaftar dalam Trending Topic Twitter hingga Kamis pagi (14/10/21). Warganet hingga rekan artis pun turut memberikan tanggapan soal hal ini salah satunya dokter Tirta. Lewat cuitan Twitter, dokter Tirta memberikan tanggapan menohok untuk Rachel Vennya.

Cuitan dr Tirta di Twitter
Cuitan dr Tirta di Twitter

“Paling juga jadi duta karantina. Kaya yg udah udah ye kan,” pungkas dr Tirta tanggapi kasus Rachel Vennya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close