Trending

Polisi bongkar rahasia pinjol ilegal, ternyata oh ternyata…

Belakangan kepolisian getol memburu jaringan pinjaman online ilegal. Nah polisi bongkar rahasia kenapa nasabah pinjol rata-rata tagihannya membangkak nggak manusiawi. Ternyata ada trik dan pengelabuan lho dari perusahaan pinjol ilegal.

Polda Metro Jaya mengendus cara perusahaan pinjol online mencekik nasabahnya sampai tagihan mereka membengkak. Kemarin kan polisi mengungkap ada nasabah pinjol ilegal pinjam Rp2,5 juta kok tagihannya mencekik sampai Rp104 juta.

Rahasia pinjol jebak nasabah tagihan membengkak

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Auliansyah Lubis mengungkapkan rahasia bagaimana pinjol-pinjol ilegal tersebut bisa membuat tagihan para nasabahnya membengkak.

Kantor pinjol ilegal di Kelapa Gading. Foto: Antara
Kantor pinjol ilegal di Kelapa Gading. Foto: Antara

Ternyata perusahaan pinjol ilegal ini mengarahkan nasabah untuk pinjam ke vendor atau pinjol lainnya yang ternyata masih dalam satu jaringan.

Kombes Auliansyah mengatakan pinjol ilegal menjebak nasabahnya melalui SMS blast. Yang mana dalam pesan pendek itu nasabah diarahkan untuk pinjal lagi dan pinjam lagi.

Direskrimum Polda Metro Jaya itu menunjukkan SMS blast dari salah satu perusahaan pinjol yang beropeasi di mall Kelapa Gading.

“Apabila Anda tidak bisa bayar lunas full, Anda bisa lakukan perpanjangan atau cicilan agar data Anda tidak bisa dialihkan ke pihak ketiga atau namanya vendor,” demikian SMS blast dari salah satu pinjol di Kepala Gading.

Nah Kombeas Auliansyah mengulas soal SMS tersebut.

“Di sini dikatakan bahwa apabila tidak bisa membayar pinjaman online yang saat ini, dia diarahkan untuk meminjam vendor pinjol lainnya, dan itu mereka dari satu perusahaan juga itu pengelabuan mereka, bahwa pinjam di vendor lain,” jelasnya dikutip dari akun Polda Metro Jaya, Jumat 22 Oktober 2021.

Padahal arahan pinjol itu adalah modus supaya nasabah makin tercekik.

“Sebenarnya dari tempat pinjam awal arahkan vendor baru, itu juga mereka sebagai gurita, inilah akibatnya akan membengkak untuk membayar pinjol tersebut,” katanya.

Nah begitu guys Sobat Hopers ternyata, makanya Kombes Auliansyah meminta kepada publik untuk cermat dan hati-hati saat memutuskan untuk pinjam ke perusahaan pinjol.

“Makanya hati-hati dalam ingin pinjol ilegal semoga kita terhindar dari pinjol ilegal itu,” kata dia.

Instruksi Jokowi

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat yang membahas mengenai pinjol pada Jumat 15 Oktober 2021. Dalam pertemuan tersebut, Presiden secara tegas menekankan kepada jajarannya untuk memperhatikan dan melaksanakan tata kelola pinjaman online dengan baik. Sejak instruksi Jokowi itu, Polisi dari pusat sampai daerah memburu jaringan pinjol ilegal.

Dittipideksus Bareskrim Polri menggerebek tujuh kantor pinjaman online (fintech) ilegal di DKI Jakarta. Sebanyak tujuh orang ditangkap dalam operasi tersebut. Sementara itu, penggerebekan turut dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) dengan mengamankan 56 orang dalam penggerebekan kantor pinjol yang berlokasi di Ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat.

Bareskrim ungkap jaringan pinjol
Bareskrim ungkap jaringan pinjol. Foto Instagram @divisihumaspolri

Penyidik mengatakan tersangka memiliki peran masing-masing, di antaranya desk collection (penagih utang) dan operator SMS blasting. Dari penggerebekan tersebut, kepolisian menyita beberapa barang bukti antara lain modem, CPU, layar monitor, ratusan sim card, dan laptop.

“Dari semua TKP total yang sudah kita amankan 121 unit modem, 17 unit CPU, 8 monitor, 8 laptop, 13 unit HP, 1 box simcard baru masing masing berisi 500 pieces dan 2 flashdisk,” kata Brigjen Helmy.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close