Trending

Ramai SBY danai demo UU Cipta Kerja, Demokrat: Mana bukti, dasar pengecut!

Nama Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono SBY belakangan diseret-seret dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Nama SBY mencuat usai dituding oleh akun anonim @digeeembokFC danai demo UU Cipta Kerja di berbagai daerah di Indonesia.

Atas tudingan ini, publik di jagad maya pun gempar. Lantaran tudingan itu dialamatkan ke mantan orang nomor satu di negeri ini.

Atas hal tersebut, Partai Demokrat kemudian angkat suara. Kata Politisi Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin, tudingan soal SBY danai demo UU Cipta Kerja adalah tindakan keji dan tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Pasca demonstrasi, mahasiswa dapat kunjungan petugas pakaian preman

Sebab, Didi yang juga anggota DPR RI Fraksi Demokrat menegaskan, tuduhan itu tidak benar adanya.

Tuduhan tersebut justru nampak seolah melempar kesalahan kepada orang lain. Didi lalu menyebut, orang-orang yang melempar isu ini sama saja melecehkan gerakan tulus yang dilakukan kaum buruh, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat pada unjuk rasa kemarin.

Mantan Presiden SBY. Foto: Ist.
Mantan Presiden SBY. Foto: Ist.

“Dengan menuduh demikian, seolah-olah semua bisa dibayar. Buruh, mahasiswa bisa dibayar, ini pelecehan,” kata Didi disitat Hersubeno Point, Minggu 11 Oktober 2020.

Tunjukkan bukti SBY danai demo

Dalam kesempatan itu, Didi meminta kepada pihak-pihak, baik orang di luar sana, maupun buzzer-buzzer yang dipelihara satu kelompok untuk segera menunjukkan bukti tudingan tersebut.

Sebab kalau cuma sekadar cuitan belaka, hanya akan menjadi tuduhan tanpa bukti. Di mana, Demokrat bakal memiliki peluang untuk melakukan upaya tegas memperkarakannya ke jalur hukum.

Adapun sikap Demokrat sejauh ini, telah berusaha tulus berada di barisan buruh dan mahasiswa untuk memperjuangkan apa yang jadi kegelisahan rakyat selama ini.

Demo rusuh di Jakarta. Foto: Antara/Sigid.
Demo rusuh di Jakarta. Foto: Antara/Sigid.

Andaipun belakangan muncul tindakan anarkis di belakang, Didi menyebut, pasti ada pihak yang sengaja memasukkan penyusup untuk menodai gerakan suci mereka: mahasiswa dan buruh.

“Saya kira terhadap orang-orang yang ikut menuduh (SBY danai demo UU Cipta Kerja) jangan pengecut, karena hanya orang-orang pengecut saja. Karena orang-orang ini tidak jelas di mana keberadaannya.”

“Ada buzzer-buzzer juga yang datang dari ruang-ruang gelap, tiba-tiba menuduh sedemikian rupa. Ini adalah orang-orang pengecut ya saya kira.”

“Kalau berani tampil dong. Bawa bukti, bawa beberapa hal yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Jadi hati-hati, menurut saya, tuduhan-tuduhan yang mengandung fitnah, ini pelanggaran hukum yang berat jika tidak bisa dibuktikan,” kata Didi lagi.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close