Trending

Respon geram keluarga disinggung kasus Tuti Amel ditutup: Keterlaluan…

Sudah sebulan penuh kasus pembunuhan di Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat, belum juga terungkap, terkait hal ini keluarga pun mengungkapkan kekesalannya. Hal itu setidaknya disampaikan kakak Tuti, Yeti Mulyati di kediamannya di Subang.

Menurut dia, dirinya ingin sekali kasus ini cepat segera terungkap. Dia pun meminta agar Polisi lebih teliti lagi dalam membongkar kasus ini. Karena dia sadar, pembunuhan ini bukan pembunuhan biasa, lantaran pelaku sudah sangat paham, keji, dan juga bergaya barbar.

“Dia dibunuh digusur, dibuka bajunya, aku paling benci, ini kaya gaya PKI, biadab!” kata Yeti kepada wartawan, dikutip Rabu 22 September 2021.

Kakak Tuti ini juga bilang, dia berharap kasus pembunuhan Subang ini jangan sampai tidak terungkap. Karena akan membuat pelakunya bebas berkeliaran.

“Aku benci, aku dendam sekali sama orang itu (pelaku) yang ngebunuhnya, Gerwani banget.”

Yeti Mulyati kakak Tuti saat diwawancara. Foto: Ist.
Yeti Mulyati kakak Tuti saat diwawancara. Foto: Ist.

Dia juga mendorong agar Polisi tetap semangat mengungkap kasus ini. Ketika ditanya, bagaimana sikap keluarga kalau kasus ini akhirnya tak terungkap, dengan nada gusar Yeti nampak kesal.

Dia jawab sekenanya agar Polisi harus bisa menangkap pelakunya, walau kasus ini membutuhkan waktu cukup lama. Dia bilang akan sabar dan terus berupaya mencari siapa pembunuh Tuti dan anaknya Amel di Subang, Jawa Barat.

“Kalau tak terungkap, itu mah keterlaluan. Terus cari sampai kapanpun, terus. Enggak ada istilah mundur. Saya dan keluarga akan terus tempuh langkah apapun sampai kapanpun.”

“Pelaku harus ketemu, biar lamban juga. Insya Allah Polisi bisa menemukannya,” kata dia.

Tuti dan Yoris. Foto: TikTok Yoris.
Tuti dan Yoris. Foto: TikTok Yoris.

Sejauh ini, Yeti kembali menceritakan bagaimana kepribadian Tuti dan Amel semasa hidup. Di mata warga, keduanya sangat baik, tidak pelit, dan sopan.

Maka tak heran, ketika kasus pembunuhan ini mencuat, doa mengalir deras tak putus dari keluarga, warga Desa Ciseuti, hingga warga-warga desa lain di Subang.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close